Tuduhan Pelecehan Ariana Grande Dibelokkan ke Busana, Hati-hati

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan presiden Amerika Serikat Bill Clinton disebut terpesona menyaksikan Ariana Grande bernyanyi di acara pemakaman ratu penyanyi soul Amerika, Aretha Franklin.

    Mantan presiden Amerika Serikat Bill Clinton disebut terpesona menyaksikan Ariana Grande bernyanyi di acara pemakaman ratu penyanyi soul Amerika, Aretha Franklin.

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi pop Ariana Grande hadir di acara pemakaman penyanyi legendaris Aretha Franklin, pada Jumat 31 Agustus 2018, di Detroit, Amerika Serikat. Di acara tersebut, penyanyi berusia 25 tahun ini memberikan penghormatan terakhir dengan menyanyikan lagu Aretha Franklin yang populer berjudul ‘(You Make Me Feel Like) A Natural Woman’.

    Baca juga:
    Bahasa Tubuh Ariana Grande yang Menolak Dirangkul Pendeta Ellis

    Seusai bernyanyi, pempimpin upacara pemakaman pendeta Charles H Ellis III mengajak Ariana Grande untuk berdiri bersama di mimbar. Pendeta Ellis menggiring Ariana Grande dengan merangkul bagian tubuhnya. Dari foto dan video yang beredar, tangan kanan pendeta Ellis berada tepat di samping payudara Ariana Grande.

    Kejadian ini membuat heboh karena pendeta Ellis dianggap telah melakukan pelecehan terhadap Ariana Grande. Kendati dia sudah meminta maaf dan tidak bermaksud melakukan sesuatu yang dianggap melecehkan, perdebatan tentang ini masih terus berlanjut. Pendeta Ellis menyatakan merangkul dan memeluk semua orang yang tampil di pemakaman itu sebagai bahasa cinta, tanpa memandang dia perempuan ataupun laki-laki.

    Ariana Gande dan Pendeta Charles H. Ellis III yang meraba payudara Ariana Grande di acara pemakaman ratu soul Amerika Serikat, Aretha Franklin pada hari Jumat, 31 Agustus 2018. [FOX NEWS]

    Banyak orang memberikan simpati kepada Ariana Grande dan memahami situasi, sulitnya menolak atau mengungkapkan ketidaksukaannya di depan publik. Jika memperhatikan video yang beredar, tampak bahasa tubuh Ariana Grande menunjukkan ketidaknyamanan berada di atas mimbar bersama pendeta Ellis. Tanda pagar #RespectAriana pun bergulir dan menjadi terpopuler.

    Di samping simpati, ada juga yang menyoroti penampilan Ariana Grande saat upacara pemakaman yang berlangsung di gereja itu. Mereka menuding busana Ariana Grande terlalu pendek, sedangkan ada aturan tak tertulis yang menganjurkan sebaiknya memakai busana yang panjangnya sampai lutut atau di bawah lutut ketika ke gereja.

    Ariana Grande tiba di acara pemakaman Aretha Franklin bersama calon suaminya, Pete Davidson. Dia memakai gaun mini hitam tanpa lengan dengan mesh di bagian dada. Mengutip InStyle, Ariana Grande melengkapi penampilannya dengan choker berlian, stiletto tinggi, menerapkan eyeliner bersayap, dan rambut kuncir tinggi yang selama ini menjadi ciri khasnya.

    Selanjutnya: Ariana Grande bicara tentang pilihan perempuan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.