Dokter: Remaja pun Bisa Terserang Penyakit Jantung Koroner

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita sakit jantung atau sakit memegang bagian dada. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita sakit jantung atau sakit memegang bagian dada. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyakit jantung menjadi penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Hal itu dibenarkan oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Rumah Sakit Pondok Indah Puri Indah, jakarta, dr. Johan Winata, Sp. JP(K). FIHA.

    Yang lebih mengkhawatirkan, 22 persen penderitanya berusia 15 sampai 35 tahun. Menurut Johan, angka kematian mendadak akibat penyakit jantung koroner dalam 10 tahun belakangan terus merangkak naik meski penyebab utamanya tetap karena aritmia atau gangguan irama jantung.

    Baca juga:
    Jangan Abaikan Tanda-tanda Ini, Bisa Jadi Penyakit Jantung  
    Memahami Sindrom Kardiorenal, Bukan Penyakit Jantung Biasa
    Orang Sehat pun Bisa Alami Penyakit Jantung, Simak Penjelasannya
    Cegah Masalah Jantung dengan 5 Makanan Sehat Ini

    Penyakit jantung koroner sendiri disebabkan oleh penyumbatan akibat perlemakan pada pembuluh darah yang bahkan dapat terjadi sejak seseorang berusia 10 tahun.

    “Namun progresivitas perlemakan di pembuluh darah setiap orang berbeda. Orang dengan riwayat keluarga memiliki penyakit jantung, gula darah tinggi, dan perokok memiliki risiko tinggi mengalami penyakit jantung koroner,” jelas Johan..

    “Gaya hidup tak sehat serta kurang aktifitas kemudian turut memicu penumpukan lemak serta kolestrol jahat atau LDL,” terangnya.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.