Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Psikolog : Bukan Perceraian yang Bikin Anak Sedih, Tapi

image-gnews
Ilustrasi orang tua bertengkar di depan anak-anak. news.com.au
Ilustrasi orang tua bertengkar di depan anak-anak. news.com.au
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Perceraian orang tua pada bagaimanapun akan berdampak pada anak-anak mereka. Namun, bukan berarti itu lantas membuat si anak langsung sepenuhnya sedih. Kesedihan terbesar bagi mereka justru bukan masalah perpisahan yang terjadi pada orang tuanya.

Baca juga:
Perceraian Berisiko Turunkan Imunitas Anak
Cara Menjelaskan kepada Anak Jika Ayah Ibu Cerai

Hal ini disampaikan oleh Psikolog Elizabeth Santosa saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan Jumat, 27 Juli 2018. Elizabeth mengatakan yang membuat anak menjadi sedih dan kecewa justru bukan perceraian orang tuanya, melainkan melihat kenyataan jika hubungan orang tuanya yang tidak berlangsung baik. “Perceraian tidak membuat anak trauma, yang membuat anak trauma adalah kualitas hubungan buruk,” ujar Elizabeth di lokasi.

Untuk kasus ini Elizabeth mencontohkan kebanyakan terjadi pada satu keluarga, di mana kedua orang tuanya sering bertengkar. Ini akan menjadi berbeda, jika kedua orang tuanya berpisah secara baik-baik. Namun sayangnya dikatakan dia, kebanyakan orang tua sering memperlihatkan hubungan yang tidak baik di depan anak-anak mereka. “Sayanganya semua kasus klien yang datang pada saya itu kebanyakan kalau orang tua cerai pasti bertengkar, dan itu buruk buat anak,” katanya.

Ilustrasi anak bersedih. Shutterstock

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Artikel lain:
Hati-hati Kawin Cerai Ganggu Tumbuh Kembang Anak

4 Penyebab Utama Perceraian

Hal yang sama kata Elizabeth juga berlaku dengan orang tua yang tidak punya banyak waktu untuk anak-anak mereka. Meski bergelimang harta itu tidak akan membuat anaknya 100 persen bahagia. 

Elizabeth mencontohkan apa yang terjadi pada keluarga Deddy Corbuzier. Menurut Elizabeth, meski bercerai dengan Kalina Oktarani, ia tetap menjalin hubungan baik dengan mantan isterinya itu, terutama bagi anak tunggal mereka Azkanio Nikola Corbuzier. “Contoh lainnya mungkin yang nomor satu ialah keluarga Marcell dan Dewi Lestari. Mereka punya dua keluarga yang kompak. That is good co-parenting,” kata Elizabeth. “Jadi anak traumanya bukan sama status, dia nggak ngerti status. Bapaknya seleb tapi nggak pernah ada juga nggak bahagia,”.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pemerintah Jerman Dituding Blokir Upaya Medis bagi Anak-anak Gaza

1 hari lalu

Seorang anak Palestina digendong ibunya saat dirawat di koridor rumah sakit Nasser, di Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, 8 Juli 2024. REUTERS/Mohammed Salem
Pemerintah Jerman Dituding Blokir Upaya Medis bagi Anak-anak Gaza

Organisasi bantuan Jerman menuduh pemerintah memblokir bantuan medis yang sangat dibutuhkan bagi anak-anak yang terluka parah di Gaza


Kasus Bayi Meninggal usai Imunisasi, Dokter Anak Minta Orang Tua Tak Khawatir

1 hari lalu

Bayi ditimbang oleh  kader Posyandu saat pelaksanaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Rawa Buaya, Jakarta, 27 Oktober 2023. Kementerian Kesehatan terus berupaya meningkatkan pelayanan posyandu dengan memberikan imunisasi lengkap sebagai deteksi dini stunting. TEMPO/Fajar Januarta
Kasus Bayi Meninggal usai Imunisasi, Dokter Anak Minta Orang Tua Tak Khawatir

Orang tua diminta tidak khawatir memberikan vaksin kepada anak meski viral berita bayi meninggal setelah imunisasi.


Jang Nara Jadi Pengacara Perceraian di Good Partner, Ternyata Ada Andil Suaminya

2 hari lalu

Jang Nara dalam drama Good Partner. Dok. SBS
Jang Nara Jadi Pengacara Perceraian di Good Partner, Ternyata Ada Andil Suaminya

Jang Nara memutuskan untuk mengambil peran sebagai pengacara perceraian di drama Good Partner, salah satunya karena sang suami.


5 Tanda Orang Tua Terlalu Keras pada Anak

3 hari lalu

Ilustrasi orang tua memarahi anak/anak menangis. Shutterstock.com
5 Tanda Orang Tua Terlalu Keras pada Anak

Meski baik menerapkan standar tinggi, tak jarang orang tua bersikap terlalu keras pada anak-anak. Berikut contohnya.


Rusia Tuai Kecaman di PBB atas Gelombang Serangan di Ukraina

3 hari lalu

Seorang wanita berdiri saat konferensi pers usai pertemuan Dewan Keamanan tentang konflik antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas di markas besar PBB di New York, AS, 24 Oktober 2023. REUTERS/Shannon Stapleton
Rusia Tuai Kecaman di PBB atas Gelombang Serangan di Ukraina

Rusia menuai kecaman di Dewan Keamanan PBB pada Selasa setelah sekutu Ukraina menyerukan pertemuan darurat menyusul serangan mematikan oleh Moskow.


Kiat Orang Tua Menumbuhkan Minat Anak Masuk Sekolah Setelah Libur Panjang

5 hari lalu

Ilustrasi anak bersekolah. shutterstock.com
Kiat Orang Tua Menumbuhkan Minat Anak Masuk Sekolah Setelah Libur Panjang

Setelah masa liburan, waktu ketika anak akan memulai masuk sekolah menjadi tantangan bagi orang tua


Saran Kak Seto agar Anak Terhindar dari Perundungan

5 hari lalu

Ilustrasi: Sejumlah siswa SD mengikuti sosialisasi tentang bahaya perundungan di Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Polres Garut
Saran Kak Seto agar Anak Terhindar dari Perundungan

Kak Seto menyebut pentingnya semua pihak memberi pengawasan dan perlindungan pada anak demi mencegah perundungan di satuan pendidikan.


Senang Hamil Anak Kembar? Tetap Pahami Risikonya

5 hari lalu

Ilustrasi anak kembar. shutterstock.com
Senang Hamil Anak Kembar? Tetap Pahami Risikonya

Tentu saja setiap orang tua boleh senang ketika ibu hamil anak kembar. Namun ada beberapa risiko yang wajib dipahami ketika berada di kondisi itu.


Inilah 5 Alasan Anak Masuk SD Harus Berusia 7 Tahun

5 hari lalu

Orang tua memakaikan seragam baru sekolah pada anak di Yogyakarta, Selasa, 2 Juli 2024. Menurut pedagang, jelang tahun ajaran baru 2024/2025 permintaan seragam sekolah tingkat SD hingga SMA yang dijual dengan harga Rp108.000 hingga Rp190.000 itu meningkat mencapai 40 pasang per hari. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Inilah 5 Alasan Anak Masuk SD Harus Berusia 7 Tahun

Berikut adalah lima alasan anak masuk SD harus berusia 7 tahun.


Kebakaran Rumah di Sydney Australia, Diduga Motif Bunuh Diri

7 hari lalu

Ilustrasi kebakaran. shutterstock
Kebakaran Rumah di Sydney Australia, Diduga Motif Bunuh Diri

Kebakaran di sebuah rumah di Kota Sydney menewaskan tiga anak. Kepolisian menduga motifnya bunuh diri.