Selasa, 21 Agustus 2018

Bawa Buah untuk Bekal Mudik Lebaran, Jangan Dipotong Dulu ya

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi buah kalengan. agrofoods.cl

    Ilustrasi buah kalengan. agrofoods.cl

    TEMPO.CO, Jakarta - Arus mudik Lebaran 2018 mulai melonjak beberapa hari ini dan diprediksi terus terjadi sampai Hari Raya Idul Fitri tiba. Selama menempuh perjalanan mudik tentu harus memperhatikan kesiapan fisik dan membawa perbekalan yang cukup. Health Coach dan Co-Founder Pure Foods Company, Gwen Winarno menyarankan membawa makanan bernutrisi sebagai bekal mudik Lebaran, salah satunya buah.

    Baca juga:
    Saran Dokter buat yang Mudik lewat Darat agar Tetap Sehat
    Yang Harus Diperhatikan Bila Mudik Bersama Balita lewat Udara

    "Saya merekomendasikan bawa bekal buah jeruk dan apel, atau buah-buahan yang kulitnya mudah dikupas," kata Gween Winarno di Jakarta. Dia tidak menyarankan membawa buah yang sudah dipotong-potong dari rumah karena pasti akan teroksidasi selama perjalanan. Buah yang sudah dipotong-potong memang praktis untuk bekal karena tinggal membuka wadah dan menyantapnya. Namun kondisi buah tidak lagi segar dan bisa cepat busuk.

    Selain buah, Gwen Winarno mengatakan pemudik juga bisa membawa aneka camilan sebagai bekal perjalanan, misalnya kacang-kacangan. Kacang-kacangan ini bisa dibuat sendiri di rumah dan membuat perut kenyang lebih lama. Dia juga tidak menyarankan membeli makanan langsung jadi atau cepat saji. "Intinya lebih baik kita buat sendiri, jadi kita tahu bahan apa saja yang masuk dalam makanan itu," ucap dia.

    Ilustrasi mudik. Shutterstock

    Jika perjalanan yang ditempuh cukup jauh, Gwen Winarno mengatakan pemudik bisa membawa makanan berat namun harus tetap memperhatikan kesegarannya. "Buat saya, yang paling utama adalah sayur dan makanan yang mengandung protein nabati," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Prestasi Defia Rosmaniar Peraih Emas Pertama Indonesia

    Defia Rosmaniar punya sederet prestasi internasional sebelum meraih medali emas Asian Games 2018.