Sabtu, 23 Juni 2018

Saran Dokter buat yang Mudik lewat Darat agar Tetap Sehat

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mudik. Shutterstock

    Ilustrasi mudik. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Mudik atau pulang kampung bukan masalah berat bagi mereka yang kampung halamannya dapat ditempuh dengan hitungan jam. Namun situasinya berbeda bagi yang harus menempuh perjalanan seharian atau bahkan berhari-hari, apalagi dengan membawa kendaraan pribadi. Kondisi atau kesehatan fisik menjadi hal utama yang harus benar-benar dipersiapkan.

    Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Ari Fahrial Syam, mengatakan istirahat cukup sebelum berangkat, terutama untuk pemudik yang menggunakan jalur darat, mengingat waktu sampai ke tempat tujuan tidak dapat diprediksi.

    Dia menyarankan untuk memulai perjalanan mudik pada malam hari. Menurutnya, malam hari menjadi pilihan yang tepat mengingat suhu udara lebih dingin dan perjalanan lebih lengang.

    Baca juga:
    Yang Harus Diperhatikan Bila Mudik Bersama Balita lewat Udara
    Tips agar Tidak Stres saat Mudik dengan Anak
    3 Item Makeup Multifungsi yang Wajib Dibawa Mudik Lebaran 2018
    Face Oil dan Face Mist Ampuh Atasi Kulit Kering saat Mudik

    Guna menjaga tubuh tetap bugar dan sehat, pemudik dapat menyempatkan melakukan olahraga kecil di area istirahat seperti melakukan gerakan relaksasi, khususnya untuk kaki, tangan, dan leher. Setidaknya meregangkan otot setelah duduk terlalu lama dalam perjalanan mudik.

    “Manfaatkan juga tempat istirahat untuk bisa buang air kecil agar jangan sampai menahan kencing, yang akan berakibat pada infeksi saluran kencing,” kata Ari.

    Adapun dari sisi makanan, dia menyarankan untuk tidak membeli makanan dan minuman di pinggir jalan mengingat kualitas makanan dan minuman yang belum tentu terjaga dengan baik lantaran sudah terpapar panas matahari, khususnya untuk makanan dan minuman rumahan.

    “Usahakan membawa bekal selama perjalanan. Namun harus diperhatikan agar makanan basah atau nasi dan lauk-pauk yang dibawa tidak dikonsumsi lebih dari 6-8 jam setelah pembuatan,” terangnya.

    Tak dapat dipungkiri, saat melakukan perjalanan mudik terkadang susah mencari makanan yang ideal untuk kesehatan. Tak jarang orang-orang makan seadanya. Oleh karena itu tak kalah penting untuk membawa obat-obatan sederhana, seperti obat antidiare, obat sakit kepala, obat antialergi, agar kesehatan tetap terjamin. Selain itu, juga obat anti mual, khususnya untuk mencegah mabuk perjalanan yang panjang.

     


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pelatih Paling Mahal di Piala Dunia 2018

    Ini perkiraan jumlah gaji tahunan para pelatih tim yang lolos Piala Dunia 2018.