4 Makanan Penangkal Sakit Saat Puasa Ramadan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makan sayur. shutterstock.com

    Ilustrasi makan sayur. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang Ramadan, daya tahan tubuh harus selalu dijaga agar ibadah tetap lancar hingga hari kemenangan tiba. Namun menjaga daya tahan tubuh agar selalu fit saat cuaca sedang tidak bersahabat seperti sekarang tentu jadi tantangan tersendiri.

    Biar tidak gampang jatuh sakit saat puasa Ramadan, berikut ini ada beberapa makanan yang wajib dikonsumsi.

    1. Alpukat
    Anda bisa membuat jus alpukat untuk melepas dahaga saat cuaca panas. Rajin mengkonsumsi alpukat setiap hari juga akan membantu menjaga daya tahan tubuh tetap fit menjelang puasa. Sebab, alpukat mengandung serat tinggi dan berbagai vitamin yang menyehatkan.

    Ilustrasi alpukat. Shutterstock

    2. Brokoli
    Mengkonsumsi brokoli juga dianjurkan agar terhindar dari berbagai penyakit. Brokoli mengandung vitamin C yang dapat menghindarkan tubuh dari penyakit flu dan infeksi. Anda bisa mengolah brokoli menjadi sup, tumis, atau dipanggang.

    Brokoli

    3. Asparagus
    Asparagus sangat cocok dihidangkan sebagai sup. Selain itu, asparagus mengandung vitamin K, protein, hingga zat besi. Sup asparagus yang hangat pas dihidangkan ketika sahur karena bisa memberikan energi yang cukup saat berpuasa.

    Ilustrasi asparagus. Simplyrecipes

    4. Apel
    Selain tiga makanan di atas, apel juga disebut ampuh menjaga daya tahan tubuh selama puasa Ramadan. Kandungan vitamin dan mineral yang cukup dalam buah apel dianggap mampu menangkal radikal bebas sehingga Anda terhindar dari penyakit degeneratif.

    Ilustrasi apel. Shutterstock

    TEEN

    Artikel lain:

    4 Jenis Sayur yang Wajib Dikonsumsi Saat Puasa Ramadan
    Jaga Asupan Air Saat Berpuasa Ramadan dengan 5 Buah Ini
    Kiat Melanie Putria Berolahraga Tanpa Dehidrasi di Bulan Ramadan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.