Kiat Melanie Putria Berolahraga Tanpa Dehidrasi di Bulan Ramadan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Melanie Putria. TEMPO/Yatti Febri Ningsih

    Melanie Putria. TEMPO/Yatti Febri Ningsih

    TEMPO.CO, Jakarta - Kurang dari satu minggu, umat muslim akan menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan, menahan menahan lapar, haus dan nafsu lainnya selama satu bulan penuh. Namun bukan berarti selama itu kita melupakan olahraga dengan alasan takut dehidrasi. Mantan Putri Indonesia, Melanie Putri misalnya, dia ingin bulan Ramadan tidak menjadi alasan baginya untuk tidak berolahraga. 

    Melanie Putria berusaha agar olahraga tidak mengganggu ibadahnya saat berpuasa. Selama ini Melanie dikenal sebagai salah satu figur publik yang gemar berolahraga, terutama lari. Dia pun tak segan membagi tips berolahraga di bulan Ramadan tanpa  mengalami dehidrasi. 

    Artikel lainnya: 
    Kisah Usaha Gagal Melanie Putria Memutihkan Kulit 
    Melanie Putria Ungkap Alasan Rajin Berolahraga 

    Melanie Putria. TEMPO/Yatti Febri Ningsih

    “Habis sahur, imsak, sholat, aku langsung berangkat ke track lari. Tapi, Intensitasnya yang diturunin, mungkin speednya nggak terlalu kencang, durasinya nggak terlalu panjang. Yang penting ada rasa aktif dan berenergi,” ujar Melanie saat hadir dalam peluncuran Aveeno di, Jakarta, Selasa 8 Mei 2018. 

    Kiat olahraga Melanie selanjutnya adalah melakukan olahraga menjelang waktu berbuka, tepatnya sekitar pukul 05.00 atau 05.30 WIB, atau menjelang adzan Maghrib. Menurutnya, waktu tersebut saat kita sudah mulai kehabisan gula dalam tubuh, Oleh karena itu membakar lemak akan menjadi pilihan, dan efektif melangsingkan tubuh.

    “Kalau option kedua tidak bisa, pakai option ketiga yaitu setelah sholat taraweh. Tidak perlu olahraga yang terlalu berat. Misalnya stretching ringan di rumah, kayak aktivitas sit up, push up selama 15-20 menit, yang sederhana aja,” jelasnya.

    YATTI FEBRI NINGSIH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.