Kiat Mengurangi Rasa Sakit Melahirkan Anak Kedua

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu hamil. Shutterstock

    Ilustrasi ibu hamil. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Biasanya ibu hamil merasakan persalinan kedua baik normal maupun caesar lebih menyakitkan daripada sebelumnya. Menurut pakar obstetri dan ginekologi dr. Yusfa Rasyid, SpOG, MARS 70 persen kehamilan kedua terasa lebih menyakitkan daripada kehamilan pertama.

    Pada kehamilan pertama, perut dan otot tubuh masih kencang. Sedangkan di kehamilan kedua, kondisi perut lebih kendur dan biasanya berat badan Anda lebih tinggi karena banyak faktor. Di antaranya, malas berolahraga dan pola makan tidak teratur. Akibatnya, banyak keluhan menjelang persalinan.

    Artikel lainnya:
    Fakta Masa Pemulihan setelah Melahirkan lewat Operasi Caesar
    10 Alasan Ibu Harus Melahirkan lewat Operasi Caesar

    “Beberapa pasien saya mengeluh rahim rasanya tertekan dan vagina rasanya mau copot,” ujar Yusfa di Jakarta, pekan lalu. Ia menjelaskan, setelah persalinan pertama, kulit perut memiliki bekas luka berupa jaringan parut yang dibentuk oleh kotoran bekas operasi.

    Kotoran itu bisa berupa lemak-lemak yang menempel, air ketuban yang kering, dan darah. Semua ini membuat kulit perut bekas operasi menjadi kaku. Kaku itu diperparah dengan banyak faktor seperti kulit yang terlalu sensitif terhadap benda asing, operasi kurang bersih, dan infeksi.

    Lebih lanjut Yusfa mengingatkan, sensasi sakit pada persalinan caesar kedua bisa diminimalkan dengan sejumlah persiapan. Persiapan itu dimulai sejak Anda selesai bersalin pertama kali. Setelah nifas, mulailah berolahraga untuk mengencangkan perut dengan sit-up, push-up, dan sejenisnya. 

    Tujuannya, mengembalikan elastisitas kulit perut seperti semula, mengurangi sensasi sakit pascapersalinan, meninggikan ambang sakit, dan menguatkan otot panggul. Anda tak perlu khawatir dengan bekas luka usai bersalin. Luka di bagian tubuh mana pun, menurut Yusfa, akan pulih dalam tiga hari.

    Baca juga: Pahami Risiko Melahirkan Secara Sesar

    “Di tiga hari itu, kita bisa melihat luka yang ditimbulkan membaik atau sebaliknya. Setelah tiga hari, ibu bisa pulang. Sepuluh hari kemudian mesti kembali ke rumah sakit untuk dicek. Setelah itu bebas,” kata Yusfa.

    Banyak yang beralasan tidak mau latihan fisik karena takut produksi ASI menurun. Lancar tidaknya produksi ASI merupakan hasil kombinasi pola makan teratur, menu bergizi seimbang, dan latihan fisik dengan durasi cukup. “Latihan fisik bikin produksi ASI menurun, itu mitos. Bagi Anda yang melahirkan anak pertama lewat operasi cesar sangat mungkin untuk melahirkan anak kedua secara normal, asalkan jaraknya minimal dua tahun,” kata dokter yang berpraktik di RSIA YPK Mandiri, Jakarta.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.