Hari Kartini, Shahnaz Haque: Ini Tahun yang Enak Buat Perempuan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shahnaz Haque. TEMPO/Nia Pratiwi

    Shahnaz Haque. TEMPO/Nia Pratiwi

    TEMPO.CO, JAKARTA - Setiap Hari Kartini, kita teringat pada sosok pahlawan perempuan yang berjuang untuk kesetaraan perempuan. Raden Ajeng Kartini menjadi inspirasi banyak wanita Indonesia untuk mendapatkan hak dan kesempatan yang sama seperti laki-laki.

    Hal ini juga dirasakan presenter dan ibu tiga anak Shahnaz Haque. Kini semakin banyak perempuan yang menduduki posisi tertinggi di sektor industri yang didominasi oleh laki-laki. Shahnaz mengatakan, tantangannya adalah bagaimana perempuan dapat menempatkan dirinya dalam posisi tersebut.  

    “Kan saya perempuan, menuntut orang lain mengerti tentang keperempuanannya pada saat dia harus head to head dengan laki-laki pada saat bekerja, tidak bisa,” ujarnya saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Kamis 19 April 2019.

    Artikel lain:
    Uli Silalahi: Hari Kartini Berikan Buku Kepada Anak
    3 Sikap Kartini yang Harus Jadi Panutan Perempuan Jaman Now

    Shahnaz melanjutkan saat menjalankan profesi atau kariernya, perempuan sebaiknya tidak memiliki banyak alasan tidak melakukan hal yang sama dengan laki-laki, hanya karena dia perempuan. “Cara berpikir, kecerdasaan bagaimana menyelesaikan masalah sama baik laki-laki maupun perempuan sama sebetulnya”, ujar istri Gilang Ramadhan ini.

    Setiap perempuan bisa mendapatkan kesempatan yang sama dengan laki-laki, kalau diberikan kesempatan oleh laki-laki di sekelilingnya. Tidak hanya suami, tapi ayah dan saudara laki-laki. Menurut Shahnaz, selama perempuan bisa menjaga diri dan kodratnya sebagai perempuan, mereka dapat berkarya semaksimal mungkin. “Ini tahun yang enak buat perempuan,” ujar perempuan yang aktif di Unicef dan ILO-IPEC.

    Baca juga: Cantiknya 5 Pesohor Ini dengan Kebaya Menjelang Hari Kartini

    Ada kalanya saat menjalankan profesi dan mengurus rumah tangga, bukan tak mungkin perempuan merasa lelah dan jenuh. Sebab itu, Shahnaz mengingatkan perempuan untuk memiliki waktu untuk memanjakan diri sendiri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.