Anak Mengenal Cinta Pertama Tak Selalu di Usia 17 Tahun

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi remaja pacaran. huffpost.com

    Ilustrasi remaja pacaran. huffpost.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Film “Call Me By Your Name,” yang baru saja meraih penghargaan Oscar 2018 untuk kategori Skenario Naskah Adaptasi Terbaik, menarik perhatian publik. Film tersebut menceritakan tentang seorang remaja laki-laki, bernama Elio yang merasakan cinta pertamanya saat berusia 17 tahun. 

    Memang bukan hal yang mengejutkan bila anak sudah mulai mengalami cinta pertama di umur 17 tahun, tetapi ternyata banyak juga yang mengalami cinta pertama di usia lebih tua. Mengutip laman Bustle, sebuah riset dari Illicit Encounters menemukan 55 persen masyarakat jatuh cinta untuk pertama kalinya pada usia 15-18 tahun.

    Baca juga: Cegah Anak Pacaran sejak Kecil, Ini Saran Psikolog

    Walaupun lebih banyak dari setengah, berarti sekitar 45 persen masyarakat jatuh cinta setelah lulus SMA. Ternyata, satu dari lima orang jatuh cinta untuk pertama kalinya setelah lulus SMA atau saat sedang kuliah untuk pertama kalinya. Sekitar umur 19-21, banyak yang baru saja jatuh cinta untuk pertama kalinya.  Hubungan saat kuliah biasanya lebih intens dibanding saat SMA.

    Baca juga: Anak Masih Sekolah Pacaran, Ini yang Perlu Dilakukan Orang Tua

    Setelah kuliah, sekitar 8 persen masyarakat jatuh cinta di umur antara 22-25 tahun. Walaupun tidak banyak, tentunya bukan suatu hal yang jarang terjadi juga. Tidak hanya itu, biasanya cinta pertama berarti hubungan serius pertama. Karena itu, seringkali bisa bertahan sekitar 1-5 tahun.

    Baca juga: Tips Parenting: Cara Menghadapi Anak yang Mulai Pacaran

    Bahkan, sekitar 40 persen hubungan cinta pertama bertahan dari 1-5 tahun. Sedangkan sekitar 25 persen bisa bertahan lebih lama dari 5 tahun. Walaupun cinta pertama bertahan lama atau tidak, terjadi saat remaja atau saat sudah mulai dewasa, cinta pertama menjadi pelajaran yang penting untuk anak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.