Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Anak Masih Sekolah Pacaran, Ini yang Perlu Dilakukan Orang Tua

image-gnews
Ilustrasi remaja pacaran. doorwaysarizona.com
Ilustrasi remaja pacaran. doorwaysarizona.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai orang tua, banyak yang ingin menahan anak mulai masa pacaran sampai mereka sudah lebih tua dan dewasa. Namun, ada hal yang tidak bisa dihindari dan anak mulai berpacaran pada saat masih bersekolah. Pada saat anak mulai berpacaran atau mulai suka dengan lawan jenis, ada beberapa hal yang perlu dilakukan dan dihindari oleh orang tua.

Dilansir dari Today, psikolog Dr. Ruth Peters memberikan saran kepada orang tua mengenai apa yang mereka perlu dilakukan dan dihindari saat anak mulai berpacaran. Tentunya orang tua harus tetap menunjukkan ketenangan kepada anak pada saat mereka bilang sudah punya pacar. Baca: Umur Ideal Anak Dapat Izin Pacaran, Kematangan Tetap Nomor Satu

Dengan menunjukkan ketenangan, orang tua bisa terus membuat anak merasa nyaman untuk membicarakan hal-hal tersebut. Tentunya hal itu lebih baik dibanding anak-anak mulai berpacaran tanpa memberi tahu orang tua.

Beberapa hal yang dapat dilakukan, pertama adalah berdiskusi dan memberi tahu cara mendapatkan keseimbangan di sebuah hubungan. Bisa melalui membuat peraturan mengenai penggunaan pondel dan internet, memberi saran untuk melakukan aktivitas yang positif, dan tentunya tidak mengurangi waktu belajar untuk berpacaran. Baca juga: Cegah Anak Pacaran sejak Kecil, Ini Saran Psikolog

Hindari kritik dan ejekan mengenai siapa yang mereka sukai karena sangat penting untuk anak merasa dihormati mengenai perasaannya. Sebaiknya, anak jangan diperbolehkan untuk menghabiskan terlalu banyak waktu dengan pacarnya dan juga jangan diperbolehkan untuk membeli hadiah yang terlalu mahal untuk pacar. Hindari juga untuk menjadi terlalu obsesif mengenai hubungan anak. Beri sedikit ruang agar anak bisa menceritakan perasaan mereka sendiri.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sebagai orang tua, sangat penting untuk mengetahui informasi mengenai pacar anak. Paling tidak, pacar tersebut harus masih bersekolah juga, umurnya berdekatan dengan umur anak, tidak memiliki masalah dengan hukum, tidak minum alkohol dan merokok, dan menunjukkan kalau dia adalah orang yang sopan kepada orang tua. Jangan lewatkan: 5 Tip agar Anak Tidak Terpengaruh Efek Buruk Generasi Jaman Now

Pacar memiliki dampak yang besar, terutama bila anak masih muda. Karena itu, karakter dan sifat pacar tersebut sangat penting untuk memastikan keamanan anak. Cobalah untuk memberi peraturan seperti jam pulang, aktivitas yang boleh dilakukan, dan juga terus memastikan kalau hubungan ini tidak akan mengganggu pelajaran sekolah anak.

Orang tua tidak ingin anaknya tersakiti dan tentunya berharap hubungan anak terus berjalan dengan baik. Namun, dalam banyak situasi, anak selalu akan tetap memiliki masalah dengan hubungannya. Kemungkinan besar hubungan yang mereka miliki pada saat masih muda tidak bertahan lama sampai dewasa. Tugas orang tua adalah untuk terus mendampingi mereka, memberi tahu cara mengatasi patah hati dengan cara positif, dan sebagainya.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pemerintah Jerman Dituding Blokir Upaya Medis bagi Anak-anak Gaza

13 jam lalu

Seorang anak Palestina digendong ibunya saat dirawat di koridor rumah sakit Nasser, di Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, 8 Juli 2024. REUTERS/Mohammed Salem
Pemerintah Jerman Dituding Blokir Upaya Medis bagi Anak-anak Gaza

Organisasi bantuan Jerman menuduh pemerintah memblokir bantuan medis yang sangat dibutuhkan bagi anak-anak yang terluka parah di Gaza


Kasus Bayi Meninggal usai Imunisasi, Dokter Anak Minta Orang Tua Tak Khawatir

1 hari lalu

Bayi ditimbang oleh  kader Posyandu saat pelaksanaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Rawa Buaya, Jakarta, 27 Oktober 2023. Kementerian Kesehatan terus berupaya meningkatkan pelayanan posyandu dengan memberikan imunisasi lengkap sebagai deteksi dini stunting. TEMPO/Fajar Januarta
Kasus Bayi Meninggal usai Imunisasi, Dokter Anak Minta Orang Tua Tak Khawatir

Orang tua diminta tidak khawatir memberikan vaksin kepada anak meski viral berita bayi meninggal setelah imunisasi.


5 Tanda Orang Tua Terlalu Keras pada Anak

3 hari lalu

Ilustrasi orang tua memarahi anak/anak menangis. Shutterstock.com
5 Tanda Orang Tua Terlalu Keras pada Anak

Meski baik menerapkan standar tinggi, tak jarang orang tua bersikap terlalu keras pada anak-anak. Berikut contohnya.


Rusia Tuai Kecaman di PBB atas Gelombang Serangan di Ukraina

3 hari lalu

Seorang wanita berdiri saat konferensi pers usai pertemuan Dewan Keamanan tentang konflik antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas di markas besar PBB di New York, AS, 24 Oktober 2023. REUTERS/Shannon Stapleton
Rusia Tuai Kecaman di PBB atas Gelombang Serangan di Ukraina

Rusia menuai kecaman di Dewan Keamanan PBB pada Selasa setelah sekutu Ukraina menyerukan pertemuan darurat menyusul serangan mematikan oleh Moskow.


Kiat Orang Tua Menumbuhkan Minat Anak Masuk Sekolah Setelah Libur Panjang

4 hari lalu

Ilustrasi anak bersekolah. shutterstock.com
Kiat Orang Tua Menumbuhkan Minat Anak Masuk Sekolah Setelah Libur Panjang

Setelah masa liburan, waktu ketika anak akan memulai masuk sekolah menjadi tantangan bagi orang tua


Saran Kak Seto agar Anak Terhindar dari Perundungan

5 hari lalu

Ilustrasi: Sejumlah siswa SD mengikuti sosialisasi tentang bahaya perundungan di Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Polres Garut
Saran Kak Seto agar Anak Terhindar dari Perundungan

Kak Seto menyebut pentingnya semua pihak memberi pengawasan dan perlindungan pada anak demi mencegah perundungan di satuan pendidikan.


Inilah 5 Alasan Anak Masuk SD Harus Berusia 7 Tahun

5 hari lalu

Orang tua memakaikan seragam baru sekolah pada anak di Yogyakarta, Selasa, 2 Juli 2024. Menurut pedagang, jelang tahun ajaran baru 2024/2025 permintaan seragam sekolah tingkat SD hingga SMA yang dijual dengan harga Rp108.000 hingga Rp190.000 itu meningkat mencapai 40 pasang per hari. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Inilah 5 Alasan Anak Masuk SD Harus Berusia 7 Tahun

Berikut adalah lima alasan anak masuk SD harus berusia 7 tahun.


Kebakaran Rumah di Sydney Australia, Diduga Motif Bunuh Diri

6 hari lalu

Ilustrasi kebakaran. shutterstock
Kebakaran Rumah di Sydney Australia, Diduga Motif Bunuh Diri

Kebakaran di sebuah rumah di Kota Sydney menewaskan tiga anak. Kepolisian menduga motifnya bunuh diri.


Saran Psikolog agar Anak Mudah Beradaptasi di Sekolah Baru

8 hari lalu

Ilustrasi anak siap masuk sekolah dasar. shutterstock.com
Saran Psikolog agar Anak Mudah Beradaptasi di Sekolah Baru

Psikolog mengatakan pola pikir positif yang telah ditanamkan orang tua di rumah dapat membantu anak mudah beradaptasi di lingkungan sekolah baru.


Ragam Hal yang Perlu Disiapkan Orang Tua sebelum Anak Masuk SD

8 hari lalu

Ilustrasi anak SD. Tempo/Budi Yanto
Ragam Hal yang Perlu Disiapkan Orang Tua sebelum Anak Masuk SD

Kemandirian perlu diajarkan pada anak untuk menghindarkannya dari dampak buruk bila masuk SD. Berikut saran psikolog.