Ketahui 6 Jenis Kanker yang Menyerang Anak dan Gejalanya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak sakit. Shutterstock

    Ilustrasi anak sakit. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyakit kanker pada anak seringkali diketahui dalam stadium lanjut. Padahal dengan mewaspadai tanda dan gejala yang mudah dikenali, kanker anak dapat diketahui dalam stadium yang lebih dini sehingga dengan penanganan yang tepat, dapat disembuhkan.

    Karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk mengenali gejala dan jenis kanker yang bisa menyerang anak, khususnya di Indonesia. Menurut Prof.dr.H. Abdul Kadir, Direktur Utama Rumah Sakit Dharmais, jenis-jenis kanker anak yang sudah dapat diidentifikasi di Indonesia yakni Leukimia, Retinoblastoma, Neuroblastoma, Limofa Maligna, Osteosarkoma dan Karsinoma Nasofaring.

    Gejala leukimia pada anak adalah pucat, demam tanpa sebab yang jelas, pendarahan kulit, nyeri tulang dan lesu. Sedangkan gejala pada Retinoblastoma antara lain juling, manik mata putih, mata merah, kornea mata membesar, peradangan jaringan bola mata serta penglihatan buram. 

    Baca juga: Ilmuwan: Kanker Rahim juga Bisa Diturunkan oleh Ayah

    Pada Neuroblastoma, gejala-gejalanya berupa kebiruan sekitar mata dan benjolan di perut. Sementara kanker Limofa Maligna dapat ditandai dengan benjolan lebih dari 2 centimenter tanpa rasa nyeri dan cepat membesar, sesak nafas, demam serta lemah dan lesu.

    Adapun gelaja-gejala kanker Osteosarkoma dapat berupa nyeri tulang di malam hari setelah aktivitas serta pembengkakan, kemerahan dan terasa hangat di lokasi nyeri. Kemudian terjadi patah tulang setelah aktivitas rutin, bahkan tanpa trauma, serta gerakan terbatas pada bagian yang terkena kanker.

    Sementara kanker Karsinoma Nasofaring, gejalanya antara lain ingus bercampur darah, mimisan dan hidung tersumbat. Kemudian telinga terasa penuh, berdengung serta nyeri pada telinga. Gejala lainnya adalah penglihatan ganda dan pembesaran kelenjer getah bening di leher.

    Baca juga: 5 Perubahan Tubuh yang Patut Dicurigai Gejala Kanker

    Abdul Kadir mengingatkan orang tua agar segera berkonsultasi dengan dokter jika anak mengalami gejala-gejala tersebut. "Seandainya orang tua curiga anaknya menderita kanker dengan gejala-gejala tersebut, saya mohon dengan cepat dibawa ke rumah sakit, puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya. Jangan menganggap enteng, jangan meremehkan gejala-gejala suatu penyakit karena mungkin saja gejala awal itu adalah gejala penyakit kanker, khususnya pada anak-anak," ujarnya.

    Saat ini, kanker sudah menjadi masalah dan di seluruh dunia, termasuk di Korea dan Jepang, penyakit tersebut sudah menjadi penyebab kematian nomor 1, begitu juga pada anak.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.