Memahami TTTS, Penyebab Salah Satu Janin Kembar Meninggal

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu hamil. Shutterstock

    Ilustrasi ibu hamil. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada beberapa penyebab terjadinya kehilangan salah satu janin kembar saat masih di kandungan seperti yang dialami Marissa Nasution. Salah satunya, karena Twin to Twin Transfusion Syndrome (TTTS).

    Menurut dokter spesialis kandungan dan kebidanan Ardiansjah Dara Sjahruddin, TTTS adalah terjadinya perubahan sistem pembulu hdarah, di mana makanan janin pertama diambil janin kedua. 

    Karena kondisi tersebut, salah satu kondisi janin semakin melemah dan dapat menyebabkan janin meninggal. Bagaimana untuk mengetahui seorang ibu mengandung mengalami TTTS?

    "Kondisi TTTS pada ibu mengandung bisa mulai terlihat sejak trimester kedua kehamilan," ujar dokter yang biasa disapa Dara ini, kepada Tabloidbintang.com, Rabu 14 Februari 2018.. Salah satu ciri yang bisa terlihat dari terjadinya TTTS ini adalah salah satu janin terlihat lebih besar dari janin lainnya.

    Baca juga: Kasus Marissa Nasution, Nasib Janin Kembar bila Satu Meninggal 

    (Depositphotos)

    Baca juga: Perutnya Makin Besar, Marissa Nasution Makin Cantik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.