Gara-gara Beli Paspor Indonesia, Teresa Teng Dilarang ke Jepang

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teresa Teng. asiatrend.org

    Teresa Teng. asiatrend.org

    TEMPO.CO, JakartaGoogle Doodle mengangkat nama penyanyi Taiwan, Teresa Teng, untuk memperingati hari lahirnya, 29 Januari. Andai masih hidup, di 2018 ini Teng seharusnya berumur 65 tahun. Ia meninggal dunia 23 tahun lalu karena asma saat berlibur di Chiang Mai, Thailand.

    Selain cantik, Teresa Teng juga dikenal lewat gaya busananya yang selalu stylish. Posenya yang legendaris adalah saat bernyanyi dengan baju berwarna putih dengan latar bulan purnama.

    Teng memiliki sangat banyak pengemar di Asia. Ia biasa membawakan lagu-lagu rakyat dan balada dalam bahasa Mandarin, Kanton, Jepang, dan Inggris. Lagu hitnya yang terkenal adalah “The Moon Represents My Heart dan ”When Will You Return?”.

    Baca juga: Marlene Dietrich, Kehidupan Asmaranya Penuh Intrik

    Lagu-lagunya sering dijadikan alat politik ketika tensi politik antara Cina daratan dan Taiwan tengah panas. Ia juga telah diabadikan dalam bentuk patung lilin di Museum Madame Tussaud Hong Kong. Namun, ada lima hal yang mungkin tak banyak diketahui orang soal Teng, seperti dilansir scmp.com.

    1. Dalam bahasa Cina dikenal dengan nama Deng Lijun. Nama belakangnya sama dengan pemimpin Cina, Deng Xiaoping (Deng dibaca Teng dalam aksen Cina) sehingga ia dijuluki “Little Deng”.

    2. Pada 27 Mei 1989, lebih dari 300 ribu menghadiri konser bertajuk “Lagu-lagu demokratis yang didedikasikan untuk Cina” di Happy Valley Racecourse di Hong Kong. Salah satu lagu yang paling mendapat perhatian adalah “My Home is on the Other Side of the Mountain”.

    3. Teng punya sangat banyak penggemar di Jepang walaupun kabarnya ia tak boleh tampil di negara itu pada 1979 karena memiliki paspor Indonesia palsu yang ia tebus seharga USD 20 ribu.

    Baca juga: Ingat Virginia Woolf, Ingat Nicole Kidman

    4. Begitu dihormatinya Teng di Taiwan sampai upacara pemakamannya dengan cara kenegaraan dan dihadiri oleh presiden kala itu, Lee Teng-hui.

    5. Banyak yang tahu soal hubungan cintanya dengan aktor top Jackie Chan , tapi hanya sedikit yang tahu bahwa ia pernah bertunangan dengan Beau Kuok pada 1982, meski hanya berjalan singkat. Kuok adalah pebisnis Malaysia dan juga putra taipan Robert Kuok, mantan pemilik koran South China Morning Post.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.