Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Perceraian Bikin Pemasukan Hilang, Ini yang Harus Dilakukan Istri

image-gnews
Ilustrasi pasangan bertengkar. Shutterstock
Ilustrasi pasangan bertengkar. Shutterstock
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Perceraian selalu mengakibatkan perubahan dalam kehidupan rumah tangga, terutama untuk pasangan yang sudah menikah lama. Pada saat bercerai dari suami, istri harus memiliki rencana mengenai tindakan selanjutnya.

Psikolog Dessy Ilsanti menjelaskan kalau dengan terjadinya perpisahan tentunya harus memikirkan kelangsungan masa depannya.

“Banyak istri yang secara finansial bergantung pada suami. Kalau berpisah, harus merencanakan apakah akan bergantung kepada orang lain atau bergantung kepada diri sendiri,” jelas Dessy.

Kalau ingin bergantung pada orang lain, harus punya rencana siapa orang yang bisa membantu secara finansial. Apakah akan bergantung pada keluarga, atau mencari suami lagi? Bila bergantung pada diri sendiri, artinya harus memiliki rencana untuk mendapatkan penghasilan.

“Kalau bergantung pada diri sendiri harus memiliki penghasilan untuk diri sendiri dan anak-anak,” ujar Dessy.

Walaupun istri sudah mendapatkan penghasilan sendiri sebelumnya, tentu akan berbeda setelah berpisah dari suami. Tidak hanya itu, bila pasangan sudah memiliki anak, hal-hal yang berkaitan dengan anak juga harus direncanakan sejak berpisah. Biaya untuk anak juga harus direncanakan sejak awal, seperti pembagian biaya sekolah dan kegiatan sehari-hari.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun, sebelum bisa membuat rencana ini, tentunya juga sangat diperlukan pikiran yang tenang. Sebaiknya bicara baik-baik dengan suami mengenai rencana yang bersangkutan dengan anak dan tidak membawa emosi.

Artikel terkait:
Jelas Selingkuh tapi Suami Enggan Cerai, Apa Sebabnya?
Hati-hati Kawin Cerai Ganggu Tumbuh Kembang Anak
Cara Menjelaskan kepada Anak Jika Ayah Ibu Cerai

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


10 Negara dengan Tingkat Perceraian Tertinggi di Dunia

1 hari lalu

Negara dengan tingkat perceraian tertinggi. Foto: Canva
10 Negara dengan Tingkat Perceraian Tertinggi di Dunia

Berikut ini deretan negara dengan angka perceraian tertinggi di dunia, didominasi oleh negara-negara di Benua Asia dan Eropa.


Tanda Anda Masih Terobsesi pada Mantan meski Sudah Putus Cinta

3 hari lalu

Ilustrasi pasangan putus/berpisah. Shutterstock
Tanda Anda Masih Terobsesi pada Mantan meski Sudah Putus Cinta

Menghadapi mantan pasangan yang belum bisa move on usai putus cinta memang sulit. Berikut tanda mantan masih terobsesi pada Anda.


50 Long Text untuk Pacar yang Romantis, Hubungan Jadi Langgeng

7 hari lalu

Begini long text untuk pacar yang bisa dijadikan referensi. Memberikan kata-kata romantis tentunya akan membuat hubungan makin langgeng. Foto: Canva
50 Long Text untuk Pacar yang Romantis, Hubungan Jadi Langgeng

Begini long text untuk pacar yang bisa dijadikan referensi. Memberikan kata-kata romantis tentunya akan membuat hubungan makin langgeng.


Sederet Sinyal Pasangan Tak Lagi Cinta

9 hari lalu

Ilustrasi bertengkar. Shutterstock
Sederet Sinyal Pasangan Tak Lagi Cinta

Tiba-tiba saja perilaku pasangan berubah. Ia mulai menjauh, tak tertarik membahas masa depan. Semua itu bisa menjadi sinyal dia tak lagi cinta.


Pakar Hubungan Sebut Kaitan Jatuh Cinta dan Kerja Otak

15 hari lalu

Ilustrasi pasangan jatuh cinta. shutterstock.com
Pakar Hubungan Sebut Kaitan Jatuh Cinta dan Kerja Otak

Ketika jatuh cinta, hormon tertentu dan neurotransmitter dilepaskan tubuh dan membantu menjelaskan perasaan Anda, dan semua terkait otak.


Pendapat Pengacara Perceraian tentang Kualitas Pasangan Idaman

20 hari lalu

Ilustrasi pasangan bertengkar/berpisah. Shutterstock
Pendapat Pengacara Perceraian tentang Kualitas Pasangan Idaman

Berikut pendapat para pengacara perceraian mengenai kualitas pasangan yang dibutuhkan agar hubungan dan pernikahan langgeng.


5 Film Korea Tema Keluarga dengan Ending Tragis

25 hari lalu

Ilustrasi menonton film. Pexels/Cottonbro
5 Film Korea Tema Keluarga dengan Ending Tragis

Tak hanya genre romansa atau aksi, banyak juga film Korea yang mempermainkan emosi penontonnya dengan adegan tragis.


Remaja di Cina Telepon Pacar Lebih 100 Kali Sehari, Ini Penjelasan BPD atau Otak Cinta

26 hari lalu

Ilustrasi wanita depresi menggenggam ponsel. shutterstock.com
Remaja di Cina Telepon Pacar Lebih 100 Kali Sehari, Ini Penjelasan BPD atau Otak Cinta

Remaja perempuan di Cina mengalami gangguan kepribadian otak cinta atau BPD terhadap kekasihnya hingga bisa menelepon lebih 100 kali dalam sehari.


Telepon Pacar sampai 100 Kali Sehari terjadi di Cina, Gangguan Kepribadian Apa yang Dialami Xiaoyu?

26 hari lalu

Ilustrasi wanita depresi menggenggam ponsel. shutterstock.com
Telepon Pacar sampai 100 Kali Sehari terjadi di Cina, Gangguan Kepribadian Apa yang Dialami Xiaoyu?

Remaja di Cina mengalami gangguan kepribadian borderline personality disorder (BPD) atau otak cinta. Ia menelepon pacarnya sampai 100 kali sehari.


Cemburu dan Suka Menguntit, Ciri Pasangan Obsesif dan Bikin Tak Nyaman

34 hari lalu

Ilustrasi pasangan bertengkar. Foto: Freepik.com/tirachardz
Cemburu dan Suka Menguntit, Ciri Pasangan Obsesif dan Bikin Tak Nyaman

Sikap terlalu berlebihan kepada pasangan bisa berubah menjadi obsesi yang negatif dan justru membuat Anda merasa tidak nyaman.