Trik Menempatkan Ornamen pada Pohon Natal

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menghias pohon Natal. musicbus.com

    Ilustrasi menghias pohon Natal. musicbus.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Biasanya menjelang Natal salah satu kegiatan menyenangkan yang paling ditunggu adalah menghias pohon Natal. Ada banyak ornamen kecil yang disematkan pada sebuah pohon Natal dan penyematan ornamen-ornamen kecil ini haruslah berurutan.

    Saat pohon Natal sampai di rumah, terlebih itu adalah pohon cemara asli, setiap penghuni pasti berebut ingin menghiasnya. Berbagai ornamen seperti lonceng, boneka Santa, kaus kaki, lampu, hingga bintang pun cepat-cepat disematkan. Tujuannya tentu agar pohon Natal terlihat cantik dan menambah semangat serta kemeriahan dari Natal itu sendiri.

    Perlu diingat, penyematan ornamen-ornamen itu harus dilakukan secara teliti dan berurutan. Ini agar  pohon bisa tampil cantik maksimal dan tidak rusak akibat bongkar-pasang ornamen. Namun sayangnya, tidak banyak yang tau akan hal ini sehingga sering terdapat kesalahan dalam menghias pohon Natal.

    (Depositphotos)

    Baca juga:
    Inspirasi Menata Rumah untuk Menyambut Natal
    Ayo, Manfaatkan Pohon Natal Setelah Natal Usai
    5 Kiat Hemat Mendekorasi Pohon Natal

    Untuk menghindari kejadian seperti di atas, Taylor menyarankan agar sebaiknya penyematan lampu dilakukan sebagai langkah awal menghias pohon Natal. Dengan begitu, ketika ada yang ingin mengubah penataan atau tata letak hiasan kecil lainnya, tidak mesti membuka kawat lampu yang kadung mengitari pohon tersebut. 

    Selain itu, pohon pun jadi tidak mudah rusak dengan metode seperti ini. Tapi ingat, pastikan penataan lampu itu sendiri sudah tepat. Apakah lebih cocok dipasang secara melingkar, zigz-zag, atau hanya di bagian depannya saja.

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.