Benarkah Generasi Milenial Tak Anggap Penting Sekolah buat Anak?

Ilustrasi ibu mengajarkan anaknya membaca. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Saat ini, sebagian besar generasi milenial sudah memasuki fase menjadi orang tua. Menurut penelitian yang dimuat di laman Eschoolnews pada 2016, lebih dari 50 persen anak berusia 0-17 tahun dilahirkan dari orang tua yang merupakan generasi milenial.

Dikenal dengan karakteristik yang menyukai fleksibilitas dan kebebasan, generasi milenial cenderung menerapkan pola demikian dalam pengasuhan anak, termasuk menentukan metode pendidikan untuk anak. Dalam survei independen yang didukung oleh Connection Education, perusahaan penyedia pendidikan virtual di Amerika Serikat pada 2016, diketahui 77 persen dari 1.200 responden orang tua generasi milenial mengatakan menyukai konsep do it yourself (DIY) education atau konsep pendidikan kreatif dan dinamis yang tidak menganggap sekolah sebagai tempat utama untuk menimba ilmu.

Tidak seperti generasi lama yang seringnya menikah karena perjodohan, pernikahan generasi milenial terencana dengan baik sehingga kelahiran bayi juga dipersiapkan dengan matang. Orang tua milenial sangat menyadari status mereka sebagai orang tua sehingga mempersiapkan diri dan mempelajari berbagai metode pengasuhan untuk diterapkan pada anak mereka.

Dari mana mereka belajar? Selain dari sumber primer seperti konsultasi dengan para ahli atau membaca buku, tentu saja mereka berguru dari Internet dan media sosial. Pengalaman orang tua milenial yang menganggap Internet sebagai sumber dan cara memperoleh pengetahuan membuat pandangan mereka terhadap sistem pendidikan mulai bergeser.

Baca juga:
Buat Generasi Milenial, Simak Kiat Berikut Sebelum Negosiasi Gaji
Generasi Milenial, Apa Sih Kelebihannya?
5 Pekerjaan Seru untuk Generasi Milenial, Apa Saja Itu?

Dalam metode pendidikan DIY, pelajar diberikan kesempatan mengasah kreativitas, memilih sendiri kebutuhan belajar, dan menentukan sumber belajar. Sekolah tidak lagi dianggap sebagai satu-satunya tempat belajar.

Dengan metode pendidikan DIY, anak-anak bisa memilih sistem belajar di rumah atau home schooling dengan waktu dan pemilihan materi pelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan serta minat anak. Bahkan belajar bisa dilakukan jarak jauh, di mana saja, dan kapan saja, dengan mengikuti kursus daring. Mereka akan membebaskan anak memilih kegiatan dan mengembangkan bakat sesuai minat dan tidak menganggap menempuh sekolah formal sebagai kewajiban.

“Dibanding generasi tua, orang tua dari generasi milenial punya lebih banyak pengalaman dalam pilihan pendidikan di luar sekolah, seperti kursus daring dan metode belajar campuran (daring dan secara tatap muka langsung). Hasilnya, kami menemukan mereka lebih terbuka dan mendukung opsi metode pendidikan berbeda,” ujar Steven Guttentag, presiden sekaligus co-founder Connections Education.

TABLOID BINTANG






Alasan Generasi Milenial Pilih Punya Keluarga Kecil

4 jam lalu

Alasan Generasi Milenial Pilih Punya Keluarga Kecil

Psikolog menyebut beberapa alasan yang mendasari generasi milenial memutuskan untuk memiliki satu atau dua anak, bahkan tanpa anak.


4 Anak 11-13 Tahun Jadi Pelaku Kekerasan Seksual, Menteri PPPA: Hentikan Konten Asusila Dewasa

12 jam lalu

4 Anak 11-13 Tahun Jadi Pelaku Kekerasan Seksual, Menteri PPPA: Hentikan Konten Asusila Dewasa

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga menginstruksikan konten asusila dewasa yang mempengaruhi pertumbuhan anak.


Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini saat Anak Tantrum

1 hari lalu

Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini saat Anak Tantrum

Tantrum merupakan cara anak-anak kecil mengekspresikan kekesalan atau frustrasi mereka. Ini tahapan khas dalam pertumbuhan anak.


Cerita Shakira Melindungi Kedua Anaknya di Tengah Sorotan Perpisahannya dengan Gerard Pique

2 hari lalu

Cerita Shakira Melindungi Kedua Anaknya di Tengah Sorotan Perpisahannya dengan Gerard Pique

Shakira harus mengatasi kondisi dirinya sendiri, anak-anaknya dan hubungan pengasuhan bersama dengan Gerard Pique


Pentingnya Orang Tua Ajari Anak Bijak Main Media Sosial

3 hari lalu

Pentingnya Orang Tua Ajari Anak Bijak Main Media Sosial

Psikolog mengingatkan para orang tua untuk mengajari anak-anak bijak bermain media sosial demi mencegah dampak negatif.


Waspadai Gejala Penyakit Kawasaki pada Anak

3 hari lalu

Waspadai Gejala Penyakit Kawasaki pada Anak

Penyakit kawasaki umumnya menyerang anak-anak di bawah 5 tahun dan menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening dan selaput lendir pada kulit.


Manjakan Kaum Milenial, KAI Luncurkan Kereta Api Hype Trip Taksaka

3 hari lalu

Manjakan Kaum Milenial, KAI Luncurkan Kereta Api Hype Trip Taksaka

Perjalanan kereta api dengan konsep Hype Trip ini merupakan bagian dari peningkatan layanan KAI dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Ke-77 KAI.


Penyebab Penyakit Jantung Bawaan dan Gejalanya

3 hari lalu

Penyebab Penyakit Jantung Bawaan dan Gejalanya

Dokter menjelaskan gejala penyakit jantung bawaan pada bayi dan anak. Apa saja pemicunya?


Bagi Charlize Theron Menjadi Ibu Lebih Penting daripada Ketenaran

3 hari lalu

Bagi Charlize Theron Menjadi Ibu Lebih Penting daripada Ketenaran

Charlize Theron merasa lebih tertantang membuat roti panggang seenak buatan tetangganya


Anak Tangerang Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Pelaku Rekam dan Unggah ke Media Sosial

4 hari lalu

Anak Tangerang Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Pelaku Rekam dan Unggah ke Media Sosial

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial MF (21) yang diduga melakukan eksploitasi seksual anak di Kecamatan Teluknaga.