Survei MatahariMall Buktikan Perempuan Lebih Jeli Belanja Online

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO MatahariMall, Hadi Wenas (berkacamata) berpose dengan Public Relation Manager Matahari Mall, Kezia Mareshah seperti sedang mendengarkan pelanggan perempuan di Jakarta, Rabu 15 November 2017. TEMPO | Rendrawati

    CEO MatahariMall, Hadi Wenas (berkacamata) berpose dengan Public Relation Manager Matahari Mall, Kezia Mareshah seperti sedang mendengarkan pelanggan perempuan di Jakarta, Rabu 15 November 2017. TEMPO | Rendrawati

    TEMPO.CO, Jakarta - Perempuan doyan belanja, itu fakta. Perempuan lebih jeli ketika berbelanja, itu juga nyata. Data MatahariMall menunjukkan perempuan 1,7 kali lebih banyak membuka halaman situs sebelum berbelanja dibandingkan pria. Konsumen wanita yang belanja online di situs tersebut berusia 18 sampai 25 tahun sebanyak 29 persen, dan 49 persen berusia 26 hingga 35 tahun.

    Baca juga:
    6 Kiat supaya Tak Kalap Belanja Online
    Step by Step Belanja Online yang Aman dan Nyaman

    "Yang terpenting adalah menegenal betul siapa konsumen kami dan tahu apa yang mereka butuhkan," kata Chief Executive Officer MatahariMall, Hadi Wenas di Jakarta, Rabu 15 November 2016. Menurut dia, perempuan Indonesia adalah smart shopper atau pembeli yang pintar karena selalu memiliki pertimbangan saat berbelanja online.

    CEO MatahariMall, Hadi Wenas memaparkan hasil survei tentang perilaku belanja perempuan di situs online. TEMPO | Rendrawati

    Untuk membuktikan ketelitian para pembeli perempuan, MatahariMall melakukan survei kepada 1.000 perempuan yang berbelanja online di Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Yogyakarta, dan Makassar. Dari jumlah itu, e-commerce menyatakan sebanyak 83,6 persen perempuan mempertimbangkan nilai tambah yang mereka dapat ketika membeli suatu barang. Nilai tambah yang dicari antara lain diskon, pengiriman gratis, tambahan voucher, hingga hadiah dan poin.

    Untuk menjaga loyalitas pembeli perempuan yang jeli tadi, MatahariMall meluncurkan layanan Loyalty O2O atau Online to Offline. Fitur ini memberikan poin di setiap transaksi dan bisa ditukarkan pada transaksi online berikutnya, atau digunakan secara offline di 2.000 gerai Matahari di Indonesia. Pelanggan dapat menukarkan poin yang terkumpul dengan berbagai barang, misalnya makanan, minuman, hiburan, dan lainnya. Artikel lainnya: Harbolnas, Satu dari Enam Momen Penting Belanja Online

    RENDRAWATI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.