Para Desainer Ternama Kembali Ramaikan Jakarta Fashion Week

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 'Battlefield' Karya Jenahara Pada Jakarta Fashion Week 2018/jakartafashionweek.co.id

    'Battlefield' Karya Jenahara Pada Jakarta Fashion Week 2018/jakartafashionweek.co.id

    TEMPO.CO, Jakarta -  Hingga satu dekade menapakkan kaki sebagai platform penggerak industri mode Indonesia, Jakarta Fashion Week tetap konsisten mengembangkan kapasitas desainer Indonesia dengan mengadakan program lndonesia Fashion Forward (lF F). Program inkubasi desainer muda ini meruoakan hasil kerja sama Jakarta Fashion Week, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, British Council, dan Center for Fashion Entreprise sejak 2012.

    Diikuti oleh puluhan desainer, program ini merupakan aset penting bagi industri mode lndonesia karena menampilkan bakat generasi baru, sekaIigus menunjukkan kebangkitan industri kreatif lokal.

    "Melalui program IFF, kemampuan para desainer yang sudah memperkuat industri mode lndonesia ditingkatkan untuk dapat menembus pasar global dan memikat buyer internasional," kata Ketua Umum JFW, Svida Alisjahbana, Sabtu, 21 Oktober 2017.

    Selama penyelenggaraan, sudah ada lebih dari 40 label dan desainer lndonesia yang terpilih masuk program IFF setelah meiaiui proses seleksi dan kurasi yang ketat.

    Label-label dan para desainer yang tergabung dalam lFF antara lain Major Minor, Tex Saverio, Yosafat Dwi Kurniawan. Dian Pelangi, Albert Yanuar, Patrick Owen, Toton, Peggy Hartanto, Jii by Gloria Agatha, Billy Tjong, Norma Hauri, Yelly, l.K.Y.K, Rani Hatta, Bateeq, Novita Yunus, Jenahara.

    Kesuksesan dan pesatnya perkembangan bisnis para desainer lulusan lFF membuat para mitra dari dalam negeri dan luar negeri semakin antusias melakukan kolaborasi, termasuk dari dunia retail fashion.

    Pada 5 April-21 Mei 2017 lalu, misalnya. sebanyak 12 desainer lFF menampilkan koleksi terbaik mereka di gerai department store premium asal Prancis, Galeries Lafayette, di Jakarta, lewat program Fashion Lab.

    Di  2017 ini, IFF kembali mengembangkan kapasitas dan mengasah kemampuan para desainer Indonesia. Ada tujuh desainer yang terpilih ke dalam program generasi keenam ini, yaitu Danjyo Hiyoji, Réves Studio, Pvra, At The Studio, Mazuki, Etterette by Vivian Lee, dan Kami.

    Baca juga:
    Penyanyi Korea Selatan, Thunder, Akan Ikut Ramaikan JFW 2017
    Jakarta Fashion Week, Desainer Lulusan Australia 'Unjuk Gigi'
    Bergaya Seperti Chelsea Islan, Lihat Koleksi Busana Terbarunya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.