Jurus Dian Pelangi Setiap Solo Traveling

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dian Pelangi menjadi salah satu juri dalam Wardah Fashion Awards 2017, Jakarta, Kamis, 28 September 2017. TEMPO/Tsarina Maharani

    Dian Pelangi menjadi salah satu juri dalam Wardah Fashion Awards 2017, Jakarta, Kamis, 28 September 2017. TEMPO/Tsarina Maharani

    TEMPO.CO, Jakarta - Desainer Dian Pelangi sering mencuri waktu untuk solo traveling di sela melakukan peragaan busana di luar negeri. Meski sendirian, perempuan yang berusia 26 tahun itu tetap bisa menikmati liburannya.

    Dian Pelangi kerap merasakan satu kendala yang selalu dihadapinya. Kendalanya adalah saat Dian ingin mengabadikan momen liburannya lewat foto.

    "Kendalanya kalau mau foto aja sih. Kan aku sendirian. Paling aku nawarin duluan, aku fotoin, pas udah dia nanya balik mau difotoin enggak? Yaudah mau. Jadi jurusnya gitu," ujarnya ditemui di Bunga Rampai, Jakarta Pusat, Rabu, 18 Oktober 2017.

    Selain itu, Dian Pelangi mempunyai jurus antirepot saat traveling sendirian. Desainer busana muslim itu tidak pernah bawa koper setiap jalan-jalan.

    Dian Pelangi (Guritno / tabloidbintang.com)
    Dian Pelangi (Guritno / tabloidbintang.com)
     
     

    "Jadi aku kalau traveling itu enggak pernah nginep, jadi sehari pulang-pergi, enggak bawa koper cuma bawa diri sama bawa tas, barang semua di hotel. Jadi naik kereta dua jam di sana sendiri, cari tourist attraction sendiri, makan sendiri, sore pulang naik kereta dua jam," ujar Dian Pelangi. Beberapa tempat yang pernah didatanginya seorang diri, antara lain Verona, Swiss, dan Paris.

    TABLOID BINTANG

    Baca juga:
    Dian Pelangi Sempat Galau Belajar Tata Busana, Kini di NYFW
    Dian Pelangi Ungkap Sosok Berjasa dalam Koleksinya di NYFW
    Hijab Dian Pelangi Tunjukkan Keragaman di New York Fashion Week


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.