4 Fakta dan Mitos Seputar Menyusui di Masa Kehamilan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris Miranda Kerr berpose sambil menyusui putranya, Flynn saat berada di belakang panggung. Maraknya tren Brelfie telah berkembang dikalangan selebritis. dailymail.co.uk

    Aktris Miranda Kerr berpose sambil menyusui putranya, Flynn saat berada di belakang panggung. Maraknya tren Brelfie telah berkembang dikalangan selebritis. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Sudah hamil lagi ketika masih menyusui bayi sering membuat seorang ibu khawatir. Begitu banyak rumor mengenai keamanan dan risiko menyusui ketika di masa kehamilan. Baca: Pakar Ingatkan Efek Buruk Menyusui di Masa Kehamilan

    Faktanya, kebanyakan rumor tersebut hanyalah mitos belaka. Berikut beberapa rumor tentang hamil sambil menyusui yang tersebar di masyarakat.

    1. Pada usia kehamilan 24 minggu, rahim berubah sedemikian rupa sehingga menyusui berisiko tidak aman, mitos atau fakta?

    Mitos. Oksitoksin merupakan hormon yang dilepaskan selama menyusui yang menyebabkan kontraksi kandungan, biasanya terlalu ringan untuk disadari. Fakta ini menimbulkan kekhawatiran bahwa menyusui dapat menyebabkan persalinan prematur pada kehamilan yang sehat. Baca juga: Zaskia Adya Mecca Hamil Sambil Menyusui, Ini Saran Dokter

    Rahim memulai kehamilan dengan tidak sensitif terhadap oksitosin. Rumor menyatakan sensitivitas rahim terhadap hormon ini meningkat di tengah kehamilan. Namun penelitian menunjukkan rumor ini tidak benar. Penelitian menunjukkan sensitivitas meningkat setelah kandungan melewati minggu ke-37.

    2. Jika menyusui ketika hamil, tubuh memberikan nutrisi pertama untuk janin dan anak yang disusui sehingga tidak ada nutrisi yang mencukupi agar ibu dapat melakukan aktivitas sehari-hari, mitos atau fakta?

    Mitos. Jika lemak tubuh seorang ibu sudah sangat rendah, perlu dicatat bahwa wanita dengan gizi buruk menghasilkan beberapa lemak tubuh untuk penambahan berat badan janin. Namun tidak ada penelitian yang menyatakan apakah janin menjadi prioritas utama saat kekurangan nutrisi. Artikel terkait: 6 Fakta Menyusui di Masa Kehamilan yang Perlu Diketahui Ibu

    Untuk menghindari malnutrisi, seorang ibu harus mengasup cukup kalori dari makanan serta naikkan berat badan dengan parameter yang sama seperti jika tidak sedang menyusui, dan tubuh akan melakukan sisanya.

    3. Kebanyakan ibu mengalami penurunan pasokan susu yang signifikan selama kehamilan, mitos atau fakta?

    Fakta. 70 persen wanita menyadari penurunan pasokan susu yang siginifikan selama kehamilan. Namun, ada sejumlah wanita yang tetap memproduksi pasokan susu yang melimpah selama kehamilan.

    4. Mayoritas anak menyapih sendiri saat ibu mereka hamil, mitos atau fakta?

    Mitos. Penelitian menunjukkan hanya sebagian kecil anak yang menyapih sendiri. Penelitian terhadap ibu menyusui selama kehamilan oleh La Leche League menunjukkan 26 persen anak menyapih sendiri, 28 persen anak disapih oleh ibu, dan 46 persen lainnya tetap menyusui seperti biasa ketika hamil.

    KELLYMOM | DWI NUR SANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.