Bingung Cari Sepatu buat Bayi, Simak Dulu Apa Kata Pakar

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sepatu bayi. professorpincushion.com

    Ilustrasi sepatu bayi. professorpincushion.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang tua yang tidak paham kapan sebaiknya anak mulai memakai sepatu, dan sepatu seperti apa yang baik untuk anak. Menurut dr Laura Jana, dokter spesialis anak di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, selama bayi belum bisa berjalan, sebaiknya cukup menggunakan kaus kaki atau sepatu pra-pejalan yang solnya tipis.

    “Sol sepatu yang kaku membuat bayi lebih sulit bergerak karena kaki terlalu berat. Sebelum bayi bisa berjalan, sebaiknya biarkan bertelanjang kaki. Gunakan kaus kaki yang tidak terlalu ketat dengan bantalan karet di bagian telapak untuk menghangatkan kaki bayi jika terlalu dingin dan menghindari bayi terpeleset,” kata Jana. 

    Tulang kaki bayi sangat lembut dan masih terus berkembang. Di usia 5 tahun, tulang kaki anak baru mulai mengeras tapi pertumbuhannya berlangsung hingga mereka remaja. 

    Anda boleh mulai memakaikan sepatu ketika bayi mulai bisa berjalan. Itu pun harus dipastikan sepatu yang dipakai bahannya lentur dan nyaman karena ketika anak sudah mulai berjalan dengan lancar, kaki butuh perlindungan lebih agar tidak tersandung atau menginjak benda tajam.

    Jana menguraikan sepatu dengan alas karet lebih baik karena ringan dan tidak licin. Pilihlah sepatu berbahan ringan dan lembut sehingga tidak memberatkan dan membuat kaki lecet.

    Anak juga tidak perlu memakai sepatu sepanjang waktu. Ketika dirasa lantai atau alas berjalan aman dan tidak melukai kaki, biarkan anak kembali bertelanjang kaki.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    Bertelanjang Kaki Ternyata Lebih Baik buat Bayi, Simak Alasannya
    Mandikan Bayi 2 Kali Sehari Ternyata Keliru
    Ingin Bepergian dengan Bayi, Perhatikan Dulu 10 Hal Berikut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.