Earphone, 1 dari 3 Barang yang Jangan Dipinjamkan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah earphone ditampilkan dalam pameran Ultimate Sound Fair 2014 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, 27 September 2014. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Sejumlah earphone ditampilkan dalam pameran Ultimate Sound Fair 2014 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, 27 September 2014. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Berbagi memang sesuatu yang baik untuk dilakukan. Dengan berbagi, seseorang akan merasa lebih behagia karena sudah membantu orang lain.

    Namun demikian, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak perlu dibagi atau dipinjamkan kepada orang lain. Seperti yang dilansir Times of India, berikut beberapa barang yang sebaiknya tidak perlu berbagi atau dipinjamkan.

    1. Kosmetik

    Kosmetik seperti lipstik, eyeshadow, dan bedak merupakan makeup wajib buat perempuan. Tapi sedapat mungkin jangan memakai kosmetik yang sudah digunakan oleh orang lain atau tidak terjaga kebersihannya. Pastikan kamu punya peralatan makeup sendiri dan hanya kamu yang memakainya.

    2. Handuk

    Infeksi kulit paling sering menyebar melalui penggunaan handuk orang lain. Hindari memakai handuk yang disediakan di kolam renang, pusat kebugaran, atau sauna. Sebab, secara tidak langsung yang menggunakan handuk itu bukan hanya seorang.

    3. Earphone

    Ketika sedang di tempat kerja, terkadang seseorang membawa earphone untuk mendengarkan lagu. Tapi jika earphone tersebut dipinjam, sebaiknya jangan diberi. Karena bakteri yang terdapat dalam telinga seseorang dapat berpindah ke telinga orang lain melalui earphone dan dapat menyebabkan infeksi.

    NAWIR ARSYAD AKBAR

    Baca juga:

    Sering Pakai Headset, Atur Volume dan Durasinya
    Bahaya Dengar Musik via Headphone Sambil Tidur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.