Sedikit-sedikit Pakai Ojek, Bikin Cepat Tua Lho

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi jalan kaki. Telegraph.co.uk

    Ilustrasi jalan kaki. Telegraph.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Zaman serba praktis membuat orang berpikir bagaimana mendapatkan atau mencapai satu tujuan dengan cepat dan mudah. Ojek menjadi salah satu sarana yang memanjakan masyarakat sekarang.

    Baca juga:
    Kiat Awet Muda dari Supermodel: Sabun Bayi dan Cokelat
    Obat Awet Muda Vivienne Westwood Sekaligus Cinta Lingkungan

    Mencapai tujuan yang relatif dekat dan dapat dijangkau dengan berjalan kaki, malah pilih naik ojek. Malas keluar rumah tapi perut keroncongan, tinggal kontak layanan pesan antar atau ojek. Memang bikin senang, tak perlu berkeringat, tapi sehatkah jika perilaku seperti ini dilakukan setiap hari?

    “Di Indonesia kita sudah dimanjakan dengan ojek atau selalu mau mencari parkir yang dekat sehingga orang malas berjalan kaki. Padahal jalan kaki itu penting dan tidak membutuhkan waktu yang cukup lama," kata Andam Dewi, Manajer Umum Herbalife Indonesia di acara Herbalife Nutrition Wellness Tour 2017 di Jakarta International Expo, Selasa, 10 Oktober 2017. Menurut dia, berjalan kaki adalah satu dari tiga kunci awet muda.

    Kepala Kesehatan dan Nutrisi Herbalife, Dr. John Agwunobi menjelaskan proses penuaan dini dimulai dari usia 40 tahun. Pada usia ini, seseorang mulai tergantung kepada orang lain dan tercermin dari kesehatan menurun sampai kurangnya interaksi dengan kehidupan di luar rumah.

    Berjalan kaki merupakan bagian dari aktivitas fisik yang sangat mudah dan murah dilakukan setiap hari. "Berjalanlah sekali setiap hari selama 30 menit atau dua kali sehari selama 15 menit," ucap Dr. John yang juga Asisten Sekretaris Layanan Kesehatan Masyarakat Amerika Serikat. Namun bukan jalan yang lambat atau santai, dia merekomendasikan, jalan cepat untuk melatih otot.

    Ilustrasi jalan kaki. Telegraph.co.uk

    Selain aktivitas fisik yang salah satu contohnya berjalan kaki, ada dua lagi kunci penangkal penuaan dini, yakni makanan sehat dan stimulasi otak. Untuk makanan, John Agwunobi menyarankan agar mengurangi makanan dan minuman dengan kadar gula tinggi, seperti soda, permen, dan segala kudapan manis. “Tidak perlu untuk berhenti sepenuhnya, tapi kurangi setiap hari sedikit demi sedikit,” ucap Dr. John. Pilih makanan tinggi protein, sayuran, dan buah-buahan. Protein sangat penting untuk menjaga massa otot agar seseorang tidak lekas lemah.

    Mengenai stilmulasi otak atau mental, John Agwunobi menyarankan agar melakukan kegiatan sesuai kemampuan, misalnya membaca, bermain dengan cucu, atau sekadar membantu pekerjaan rumah yang ringan, misalnya mencuci piring, membuat sarapan, dan lainnya. "Dengan begitu, otak akan terus bekerja dan stimulasi mental tetap terjaga,” kata John.

    Semua orang akan mengalami penuaan, namun tidak semua orang mengalami penuaan yang sehat. Karena itu, hindarilah penuaan dini dengan tiga cara mudah dan murah ini setiap hari dan dari sekarang.

    Artikel lainnya:
    Yuni Shara Bagi Rahasia Awet Muda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.