5 Masalah yang Muncul akibat Pernikahan Dini, Fisik dan Mental

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan foto pre wedding. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan foto pre wedding. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernikahan dini melibatkan pasangan yang masih berusia remaja, bahkan masih tergolong anak-anak. Penyebabnya beragam, mulai dari dijodohkan oleh keluarga hingga akibat seks bebas. Dengan demikian pernikahan dini berisiko menimbulkan banyak masalah.

    Pernikahan dini melibatkan pasangan yang masih berusia remaja, bahkan masih tergolong anak-anak. Penyebabnya beragam, mulai dari dijodohkan oleh keluarga hingga akibat seks bebas. Dengan demikian pernikahan dini berisiko menimbulkan banyak masalah.

    Dalam sebuah pernikahan, dibutuhkan dua orang untuk membuatnya berhasil. Harus ada pemahaman dan kepercayaan yang baik antara pasangan dan remaja umumnya tidak tahu masalah yang akan mereka hadapi saat menikah dini. Berikut ini adalah beberapa masalah yang muncul dalam pernikahan dini, seperti dilansir Boldsky.

    1. Pasangan muda yang menikah dini tidak tahu bagaimana memikul tanggung jawab. Mereka masih muda dalam berpikir dan masih harus banyak belajar tentang pernikahan.

    2. Saat remaja menikah dini pada usia belia, masa muda mereka terganggu. Mereka tidak dapat lagi menikmati kebebasan karena sudah terikat dalam pernikahan dan tanggung jawab baru.

    3. Kehamilan yang terlalu awal bisa mempengaruhi kehidupan seorang gadis remaja. Gadis usia remaja umumnya belum bisa menjalani tekanan melahirkan dan mengasuh anak. Ini tidak hanya mempengaruhi kesehatan fisik tapi juga emosionalnya. Untuk merawat anak juga sulit karena dia sendiri masih tergolong anak-anak.

    4. Menyesuaikan perasaan itu sulit saat dua remaja menjalani kehidupan pernikahan dini. Masing-masing tidak dapat menyesuaikan diri dengan pasangan dengan mudah. Itulah sebabnya pernikahan dini rentan berakhir dengan perceraian.

    5. Ketika menikah di usia dini kebutuhan individu tidak terpenuhi. Pengantin atau calon pengantinpria masih ingin belajar dan sukses dalam banyak hal. Namun itu semua terhambat karena mereka terikat dalam pernikahan, dalam tanggung jawab, dan juga karena masalah keuangan. Hal ini juga akan mengakibatkan kesulitan mendapatkan pekerjaan yang diinginkan karena latar belakang pendidikan yang kurang memadai. 

    Artikel lain:
    Generasi Milenial, Apa Sih Kelebihannya?
    Kamu Wanita Ambisius? Sadari Derita Pasanganmu
    Pentingnya Foreplay saat Berhubungan Seks. Jangan Langsung Hajar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.