Hindari Pakai Kapas dan Alkohol untuk Bersihkan Luka  

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Jumat, 22 September 2017 12:12 WIB

Ilustrasi kotak P3K. nhsdirect.wales.nhs.uk

TEMPO.CO, Jakarta - September diperingati sebagai Bulan Pertolongan Pertama Sedunia dan momentum puncaknya jatuh setiap tanggal 10 September. Peringatan ini diharapkan membuat masyarakat menyadari bahwa menolong orang lain dapat menajamkan rasa kemanusiaan. Sebelum memberikan pertolongan, Anda mesti memahami pedoman penggunaan alat-alat pertolongan pertama pada kecelakaan atau P3K.

Dalam perayaan Hari Pertolongan Pertama Sedunia di Jakarta, Kepala Biro Humas Markas Pusat PMI Aulia Arriani menjelaskan, memberi pertolongan bisa dimulai di rumah. Jika si kecil atau anggota keluarga lain mengalami kecelakaan yang menyebabkan luka, Anda patut memperhatikan beberapa langkah sederhana berikut ini.

1. Pakai alat pelindung
Gunakan alat pelindung diri, seperti sarung tangan lateks dan masker jika perlu, untuk menghindari kontaminasi.

2. Cek respons
Ketahui apakah korban bisa bereaksi atau memberikan respons terhadap apa yang Anda lakukan. Tanyakan kepada korban bagian tubuh mana yang sakit atau periksa bagian tubuh mana yang terkilir.

3. Bahan pembersih luka
Jangan menggunakan alkohol untuk membersihkan luka karena bisa memicu nyeri yang lebih dalam dan hebat. Bersihkan luka dengan air mengalir untuk mendorong keluar kotoran di sekitar area luka.

4. Pakai kasa steril, bukan kapas
Salah kaprah yang juga sering terjadi adalah menggunakan kapas untuk membersihkan luka. Menurut Aulia, lebih baik membersihkan luka dengan kasa steril yang sudah diberikan cairan antiseptik. Setelah luka bersih, tutup dengan plester yang sesuai dengan ukuran luka.

5. Pertolongan lanjutan
Langkah-langkah penanganan luka perlu diperhatikan mengingat pertolongan pertama yang tepat menghindarkan korban dari infeksi. Setelah ditolong secara benar, bila perlu, antar korban ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan lanjutan.

Marketing Manager Hansaplast PT Beiersdorf Indonesia Setiawan Saputra mengatakan kecelakaan bisa terjadi di mana saja, termasuk di lingkungan terdekat, seperti rumah, sekolah, tempat kerja, dan jalan raya. "Kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat. Salah satunya dengan membagikan 10 ribu dompet pertolongan pertama di Jakarta, Malang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Semarang," ujarnya.

TABLOID BINTANG

Baca juga:
Ingin Melasik Mata, Pahami Dulu 5 Hal Berikut
Cara Berjalan Bisa Memprediksi Cepat Lambatnya Kematian
Kata Peneliti, Primadona pada Alpukat Ternyata Kulit Bijinya

Berita terkait

Konimex dan Indordesa Luncurkan Produk Baru Makanan Nutrisi FontLife One, Bidik Pasar Dewasa Muda

4 hari lalu

Konimex dan Indordesa Luncurkan Produk Baru Makanan Nutrisi FontLife One, Bidik Pasar Dewasa Muda

PT Indordesa-- anak perusahaan PT Konimex, meluncurkan produk makanan nutrisi dan perawatan kesehatan, FontLife One, di Kota Solo, Jawa Tengah.

Baca Selengkapnya

Aliansi Kecam Kehadiran Industri Plastik dan Kimia dalam Delegasi Indonesia untuk Negosiasi Perjanjian Plastik

5 hari lalu

Aliansi Kecam Kehadiran Industri Plastik dan Kimia dalam Delegasi Indonesia untuk Negosiasi Perjanjian Plastik

Kehadiran itu membahayakan tujuan perjanjian, yaitu mengatur keseluruhan daur hidup plastik untuk melindungi kesehatan manusia dan lingkungan.

Baca Selengkapnya

Sejak 2021, Jokowi 6 Kali Sampaikan Keresahan WNI Pilih Berobat ke Luar Negeri

5 hari lalu

Sejak 2021, Jokowi 6 Kali Sampaikan Keresahan WNI Pilih Berobat ke Luar Negeri

Presiden Joko Widodo atau Jokowi acap menyampaikan keresahannya soal warga negara Indonesia yang berbondong-bondong berobat ke negara lain, alih-alih dalam negeri.

Baca Selengkapnya

5 Penyebab Sulit Tidur pada Penderita Diabetes

6 hari lalu

5 Penyebab Sulit Tidur pada Penderita Diabetes

Ternyata lima masalah ini menjadi penyebab penderita diabetes sulit tidur.

Baca Selengkapnya

Penelitian Ungkap Pelet Plastik Daur Ulang dari Indonesia Mengandung 30 Bahan Kimia Beracun dengan Konsentrasi Tinggi

6 hari lalu

Penelitian Ungkap Pelet Plastik Daur Ulang dari Indonesia Mengandung 30 Bahan Kimia Beracun dengan Konsentrasi Tinggi

Proyek penelitian di 13 negara ini bertujuan meningkatkan kesadaran global tentang bahan kimia berbahaya dalam plastik daur ulang

Baca Selengkapnya

Jokowi Ungkap PR Besar di Bidang Kesehatan: Pintar kalau Sakit Mau Apa?

6 hari lalu

Jokowi Ungkap PR Besar di Bidang Kesehatan: Pintar kalau Sakit Mau Apa?

Presiden Jokowi mengungkapkan PR besar Indonesia di bidang kesehatan. Apa saja?

Baca Selengkapnya

Pakta Konsumen Nasional Minta Pemerintah Penuhi Hak Konsumen Tembakau

10 hari lalu

Pakta Konsumen Nasional Minta Pemerintah Penuhi Hak Konsumen Tembakau

Pakta Konsumen Nasional meminta pemerintah untuk memenuhi hak konsumen tembakau di Indonesia.

Baca Selengkapnya

Definisi Kesehatan Mental Menurut Psikolog, Perlu Dimiliki Setiap Orang

13 hari lalu

Definisi Kesehatan Mental Menurut Psikolog, Perlu Dimiliki Setiap Orang

Kesehatan mental lebih dari sekadar gangguan atau kecacatan mental yang diderita seseorang. Psikolog beri penjelasan.

Baca Selengkapnya

7 Tanda-tanda Kucing Mengalami Dehidrasi

14 hari lalu

7 Tanda-tanda Kucing Mengalami Dehidrasi

Dehidrasi terjadi ketika kucing kehilangan lebih banyak cairan dari yang mereka konsumsi.

Baca Selengkapnya

Jadi Makanan Khas Lebaran, Ketahui Kandungan Nutrisi dan Manfaat Hati Ayam dalam Sambal Goreng Kentang Ati

21 hari lalu

Jadi Makanan Khas Lebaran, Ketahui Kandungan Nutrisi dan Manfaat Hati Ayam dalam Sambal Goreng Kentang Ati

Hati ayam dalam sambal goreng kentang ati, makan khas ketika lebaran, ternyata memiliki manfaat kesehatan. Apa saja?

Baca Selengkapnya