Nutrisi dalam Tomat yang Mencegah Kanker Kulit

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Selasa, 25 Juli 2017 16:30 WIB

Ilustrasi tomat. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah penelitian menggali lebih dalam manfaat tomat. Bagaimanapun cara mendapatkannya, menanam sendiri atau membeli di pasar atau swalayan, tomat adalah salah satu sumber vitamin yang sangat dibutuhkan, bisa dimakan langsung, dibuat jus, atau dijadikan campuran sayur dan sambal.

Penelitian yang dimuat di Scientific Report pada Juli 2017 menjelaskan bagaimana tomat bisa melindungi kita dari kanker kulit yang paling umum, keratin, dan karsinoma. Jenis-jenis kanker kulit tersebut terjadi akibat akumulasi paparan sinar matahari.

Memakai tabir surya yang bisa melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB memang bisa membantu menurunkan risiko terserang karsinoma keratinosit. Namun sejak adanya ajakan dari Surgeon General’s Call to Action di Amerika Serikat untuk mencegah kanker kulit pada 2014, para ilmuwan pun bekerja lebih keras dalam mencari cara untuk mengurangi risiko kanker kulit.

Hasil penelitian terakhir pun menjadi kabar baik tapi juga tak terlalu mengejutkan karena sebelumnya sudah banyak penelitian mengenai khasiat tomat dalam mengurangi kerusakan kulit akibat terbakar sinar matahari dalam jangka pendek. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa para relawan yang mengkonsumsi pasta tomat selama 12 minggu menunjukkan kenaikan perlindungan dari sinar matahari sebesar 33 persen.

Kadar prokolagen dalam tubuh mereka, yang kemudian diubah menjadi kolagen, juga naik. Kolagen inilah yang membuat kulit menjadi mulus dan kenyal. Sementara itu, kandungan likopen pada tomat juga sangat dibutuhkan tubuh, dan kadarnya akan lebih baik setelah tomat dimasak. Likopen termasuk salah satu karoten dari tanaman yang mampu melindungi kulit dari sinar matahari.

Seperti dilansir laman askdrmanny, awalnya penelitian soal kaitan antara tomat dan risiko kanker dilakukan pada tikus. Kemudian, penelitian terhadap manusia pun digiatkan. Penelitian terhadap manusia memang sulit dilakukan karena biayanya besar dan butuh waktu sangat lama untuk melihat hasilnya karena melibatkan begitu banyak hal, seperti keturunan, kadar paparan matahari, dan kebiasaan penggunaan tabir surya.

Sebab itu, hasil penelitian terbaru ini dinilai sangat menjanjikan. Memakan tomat yang sudah dimasak diharapkan bisa melengkapi fungsi tabir surya dalam melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Hasil penelitian juga menyebutkan likopen pada tomat bisa menurunkan risiko kanker prostat, paru-paru, dan perut.

PIPIT

Baca juga:
Rahasia Cantik dari Buah dan Sayur

8 Sayuran Kaya Nutrisi yang Sering Diabaikan
Cara Alami Memperindah Kulit dengan Buah dan Sayur

Berita terkait

Konimex dan Indordesa Luncurkan Produk Baru Makanan Nutrisi FontLife One, Bidik Pasar Dewasa Muda

1 hari lalu

Konimex dan Indordesa Luncurkan Produk Baru Makanan Nutrisi FontLife One, Bidik Pasar Dewasa Muda

PT Indordesa-- anak perusahaan PT Konimex, meluncurkan produk makanan nutrisi dan perawatan kesehatan, FontLife One, di Kota Solo, Jawa Tengah.

Baca Selengkapnya

Aliansi Kecam Kehadiran Industri Plastik dan Kimia dalam Delegasi Indonesia untuk Negosiasi Perjanjian Plastik

2 hari lalu

Aliansi Kecam Kehadiran Industri Plastik dan Kimia dalam Delegasi Indonesia untuk Negosiasi Perjanjian Plastik

Kehadiran itu membahayakan tujuan perjanjian, yaitu mengatur keseluruhan daur hidup plastik untuk melindungi kesehatan manusia dan lingkungan.

Baca Selengkapnya

Sejak 2021, Jokowi 6 Kali Sampaikan Keresahan WNI Pilih Berobat ke Luar Negeri

3 hari lalu

Sejak 2021, Jokowi 6 Kali Sampaikan Keresahan WNI Pilih Berobat ke Luar Negeri

Presiden Joko Widodo atau Jokowi acap menyampaikan keresahannya soal warga negara Indonesia yang berbondong-bondong berobat ke negara lain, alih-alih dalam negeri.

Baca Selengkapnya

5 Penyebab Sulit Tidur pada Penderita Diabetes

3 hari lalu

5 Penyebab Sulit Tidur pada Penderita Diabetes

Ternyata lima masalah ini menjadi penyebab penderita diabetes sulit tidur.

Baca Selengkapnya

Penelitian Ungkap Pelet Plastik Daur Ulang dari Indonesia Mengandung 30 Bahan Kimia Beracun dengan Konsentrasi Tinggi

4 hari lalu

Penelitian Ungkap Pelet Plastik Daur Ulang dari Indonesia Mengandung 30 Bahan Kimia Beracun dengan Konsentrasi Tinggi

Proyek penelitian di 13 negara ini bertujuan meningkatkan kesadaran global tentang bahan kimia berbahaya dalam plastik daur ulang

Baca Selengkapnya

Jokowi Ungkap PR Besar di Bidang Kesehatan: Pintar kalau Sakit Mau Apa?

4 hari lalu

Jokowi Ungkap PR Besar di Bidang Kesehatan: Pintar kalau Sakit Mau Apa?

Presiden Jokowi mengungkapkan PR besar Indonesia di bidang kesehatan. Apa saja?

Baca Selengkapnya

Pakta Konsumen Nasional Minta Pemerintah Penuhi Hak Konsumen Tembakau

7 hari lalu

Pakta Konsumen Nasional Minta Pemerintah Penuhi Hak Konsumen Tembakau

Pakta Konsumen Nasional meminta pemerintah untuk memenuhi hak konsumen tembakau di Indonesia.

Baca Selengkapnya

Definisi Kesehatan Mental Menurut Psikolog, Perlu Dimiliki Setiap Orang

11 hari lalu

Definisi Kesehatan Mental Menurut Psikolog, Perlu Dimiliki Setiap Orang

Kesehatan mental lebih dari sekadar gangguan atau kecacatan mental yang diderita seseorang. Psikolog beri penjelasan.

Baca Selengkapnya

7 Tanda-tanda Kucing Mengalami Dehidrasi

12 hari lalu

7 Tanda-tanda Kucing Mengalami Dehidrasi

Dehidrasi terjadi ketika kucing kehilangan lebih banyak cairan dari yang mereka konsumsi.

Baca Selengkapnya

Jadi Makanan Khas Lebaran, Ketahui Kandungan Nutrisi dan Manfaat Hati Ayam dalam Sambal Goreng Kentang Ati

19 hari lalu

Jadi Makanan Khas Lebaran, Ketahui Kandungan Nutrisi dan Manfaat Hati Ayam dalam Sambal Goreng Kentang Ati

Hati ayam dalam sambal goreng kentang ati, makan khas ketika lebaran, ternyata memiliki manfaat kesehatan. Apa saja?

Baca Selengkapnya