Bahan Kosmetik Ini Tak Boleh Dipakai Bersamaan

Reporter

Editor

Susandijani

Selasa, 6 Juni 2017 08:00 WIB

Ilustrasi kosmetik alami. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Bagi kamu yang candu merawat kulit, mencoba beragam produk perawatan kulit tentu sangat menyenangkan. Misalnya dengan teknik layering saat pengaplikasian produk perawatan kullit, mulai dari essence, serum dan krim. Semua ini tentu saja demi penampilan kulit wajah yang paripurna.

Tapi untuk kamu ketahui, ada beberapa bahan dalam produk perawatan kulit yang tidak boleh digunakan secara bersamaan. "Ada reaksi kimia kosmetik yang rumit untuk berbagai produk perawatan kulit," ujar dermatolog Sue Ann Wee, seperti dilansir dari The Klog. Ada juga tipe dan kondisi kulit yang perlu diperhitungkan.

Sue Ann Wee merekomendasikan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit bagaimana menggabungkan bahan topikal aktif yang berbeda.

Mulai sekarang perhatikan lagi produk perawatan kulit kamu, dan pastikan tidak mencampur beberapa bahan berikut ini.

Retinol dan chemical exfoliant seperti AHA dan BHA
Menggunakan retinol dan chemical exfoliant dapat menyebabkan kulit mengalami eksfoliasi yang berlebihan. Retinol yang merupakan turunan dari vitamin A adalah bahan utama yang bermanfaat untuk anti penuaan. Khasiatnya mempercepat perputaran sel, yang menyebabkan berkurangnya tampilan garis-garis halus, keriput, dan hiperpigmentasi untuk kulit yang lebih halus dan cerah.

Baik retinol maupun AHA dan BHA sama- sama mengeksfoliasi kulit. Jika dipakai bersamaan dapat menyebabkan kemerahan, iritasi, sensitivitas, dan bahkan kulit menjadi kering dan terkelupas. Tapi menurut Wee, keduanya dapat dipakai bersamaan asalkan mendapat pengawasan dari dokter kulit.

“Dengan bimbingan ahli kulit, retinol dan asam hidroksi dapat dikombinasikan untuk memiliki efek sinergis pada kulit, terutama dalam hal perawatan jerawat dan perawatan kulit anti penuaan. Ada formulasi kosmetik tertentu yang memiliki kedua bahan dalam satu produk dan telah menunjukkan keefektifan dalam literatur ilmiah,” ujarnya.

Tapi ketika menggunakan dua produk terpisah retinol dan AHA atau BHA, Wee menyarankan untuk melihat lagi formulanya. “Beberapa formula retinol memiliki pH yang lebih tinggi daripada produk topikal AHA atau BHA yang terpisah, dan jika digabungkan, dapat menurunkan keefektifan AHA atau BHA," ujar Wee.
Vitamin C dan asam seperti glycolic atau salicylic acid

Hal terpenting tentang kandungan asam ini adalah pH atau potensi hydrogen atau tingkat keasaman suatu produk, yang berkisar pada skala 0 sampai 14. Produk dengan vitamin C diformulasikan dengan tingkat pH 3 untuk keefektifannya. Jadi menggunakan vitamin dengan glycolic atau salicylic acid dapat mengubah pHnya,sehingga dapat mengurangi keefektifan vitamin C.

Jadi secara teknis kamu dapat menggunakan keduanya bersama-sama. Tapi jika ingin efek dan hasil cepat dari vitamin C yang dapat mencerahkan kulit, sebaiknya tetap digunakan terpisah. "Dari sudut pandang kompatibilitas kimiawi umum, vitamin C (asam l-askorbat) dapat dikombinasikan dalam formulasi kosmetik dengan asam hidroksi, seperti asam glikolat, karena keduanya dapat mempertahankan khasiatnya pada pH asam yang serupa,” ujar Wee.

Meski ada formulasi yang menggabungkan keduanya, Wee lebih memilih untuk menggunakan vitamin C dan asam hidroksi dalam produk terpisah dan menggunakannya pada waktu yang berbeda. Serum antioksidan vitamin C di pagi hari dan hydroxyacids di malam hari.

Perawatan jerawat seperti benzoyl peroxide dan chemical exfoliant
Benzoyl peroxide merupakan bahan perawatan jerawat yang cukup keras namun sangat efektif membersihkan kulit dari bakteri penyebab jerawat. Begitu juga dengan chemical exfoliant yang berfungsi untuk mengurangi jerawat. Tapi, jika menggunakan keduanya sekaligus dapat menyebabkan kemerahan dan pengelupasan pada kulit.

"Meskipun benzoyl peroxide dan exfoliant yang diaplikasikan secara topikal, seperti asam salisilat, bisa saling bersinergi melawan jerawat, mereka juga bisa bersinergis menyebabkan iritasi pada kulit," ujar Wee.

Cobalah menggunakannya secara bergantian. Gunakan bahan eksfoliasi satu sampai dua kali seminggu. Misalnya benzoyl peroxide hari ini dan chemical exfoliant di hari berikutnya. Cara ini lebih aman dan tidak menyebabkan iritasi.

NIA PRATIWI

baca juga :
Mencari Pria Impian Sesuai Zodiak Anda
Qabooli Pulao, Menu Ramadan Khas Asia Tengah
Pakai Makeup Setiap Hari Bikin Cepat Tua? Ini Jawab Ahlinya




Berita terkait

Riwayat Berkembangnya Mustika Ratu sampai Menjadi PT

7 hari lalu

Riwayat Berkembangnya Mustika Ratu sampai Menjadi PT

Pendiri perusahaan kosmetik Mustika Ratu, Mooryati Soedibyo meninggal pada usia 96 tahun

Baca Selengkapnya

Mooryati Soedibyo Berpulang di Usia 96 Tahun, Modal Rp 25 Ribu Mulai Bangun Mustika Ratu

8 hari lalu

Mooryati Soedibyo Berpulang di Usia 96 Tahun, Modal Rp 25 Ribu Mulai Bangun Mustika Ratu

Pendiri Mustika Ratu Mooryati Soedibyo wafat. Berikut kisah jatuh bangunnya membangun usaha kecantikan Mustika Ratu, modal awal Rp 25 ribu.

Baca Selengkapnya

Studi: Pengguna Instagram dan Snapchat Cenderung Ingin Operasi Kosmetik

52 hari lalu

Studi: Pengguna Instagram dan Snapchat Cenderung Ingin Operasi Kosmetik

Hasil studi menunjukkan adanya korelasi penggunaan Instagram dan Snapchat terhadap keinginan untuk operasi kosmetik.

Baca Selengkapnya

Kemendag Prediksi Keuntungan Sektor Komestik Indonesia 2024 Tembus US$ 1,94 Miliar

12 Januari 2024

Kemendag Prediksi Keuntungan Sektor Komestik Indonesia 2024 Tembus US$ 1,94 Miliar

Kementerian Perdagangan atau Kemendag menilai sektor kosmetik bakal semakin tumbuh pada 2024. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi memperkirakan keuntungan sektor kosmetik Indonesia tahun 2024 mencapai US$ 1,94 miliar.

Baca Selengkapnya

Kemendag Lepas Ekspor Kosmetik Azarine dari Sidoarjo ke Malaysia Senilai Rp 23,25 Miliar

12 Januari 2024

Kemendag Lepas Ekspor Kosmetik Azarine dari Sidoarjo ke Malaysia Senilai Rp 23,25 Miliar

Kemendag emastikan Azarine telah menerapkan kaidah pembuatan kosmetik yang baik, halal dan bersertifikat BPOM.

Baca Selengkapnya

Bahaya Penggunaan Kosmetik Kedaluwarsa, Sayangi Kulit

26 Desember 2023

Bahaya Penggunaan Kosmetik Kedaluwarsa, Sayangi Kulit

Kosmetik kedaluwarsa adalah tempat berkembang biaknya bakteri dan jamur dan berdampak buurk pada kulit. Jadi, jangan dipakai lagi.

Baca Selengkapnya

Menlu Retno Bahas Kerja Sama Sektor Halal dengan Maroko

23 Desember 2023

Menlu Retno Bahas Kerja Sama Sektor Halal dengan Maroko

Menlu Retno Marsudi membahas potensi kerja sama Indonesia dan Maroko di sektor halal dan pengakuan sertifikasi halal.

Baca Selengkapnya

Hati-hati 51 Produk Kosmetik Berbahaya Terbaru, BPOM: Bisa Sebabkan Kanker

14 Desember 2023

Hati-hati 51 Produk Kosmetik Berbahaya Terbaru, BPOM: Bisa Sebabkan Kanker

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis daftar 51 produk kosmetik yang dianggap berbahaya dan bisa menyebabkan kanker.

Baca Selengkapnya

BPOM Blokir 61.784 Tautan Penjual Obat Tradisional hingga Kometik Berbahan Kimia Berbahaya

14 Desember 2023

BPOM Blokir 61.784 Tautan Penjual Obat Tradisional hingga Kometik Berbahan Kimia Berbahaya

BPOM telah memblokir 61.784 tautan atau link penjualan obat tradisional dan suplemen kesehatan ilegal dan mengandung bahan kimia obat.

Baca Selengkapnya

BPOM Temukan 50 Obat Tradisional dan 181 Kosmetik Berbahan Kimia Berbahaya

14 Desember 2023

BPOM Temukan 50 Obat Tradisional dan 181 Kosmetik Berbahan Kimia Berbahaya

BPOM menemukan 50 item obat trandisional yang mengandung bahan kimian obat dan 181 item kosmetik mengandung bahan dilarang atau berbahaya selama September 2022-Oktober 2023.

Baca Selengkapnya