Asal-usul Jaket Bomber Jokowi  

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Senin, 7 November 2016 06:05 WIB

Presiden Jokowi (tengah) mengenakan jaket bomber berwarna hijau tua saat menyampaikan tanggapan terkait unjuk rasa 4 November di Istana Merdeka, Jakarta, 5 November 2016. Netizen menebak-nebak merek dan harga dari jaket ini. ANTARA/Puspa Perwitasari

TEMPO.CO, Jakarta - Tanda pagar (hastag) #JaketJokowi jadi perbincangan hangat di media sosial sejak Sabtu dinihari, 5 November 2016. Presiden Joko Widodo tampil beda ketika menyampaikan sikap pemerintah terkait dengan demonstrasi yang berlangsung Jumat, 4 November 2016. Saat itu, Jokowi yang biasanya mengenakan kemeja putih, muncul dengan balutan jaket bomber berwarna hijau lumut.

Kamu Tidak Menarik Lagi


Dunia media sosial geger dengan item fashion baru Presiden Jokowi. Mereka menerka apa merek jaket bomber yang dikenakan Jokowi. Ada dua nama merek yang mengemuka, yaitu Zara dan Pull and Bear. Tempo telah mereportase jaket bomber di gerai Zara di Senayan City.

Jaket bomber yang kini diburu masyarakat itu berwarna hijau lumut model army look seharga Rp 899 ribu. Bagian lehernya berwarna hitam dari bahan yang lentur, dan pada kedua lengan terdapat ritsleting berwarna perak. Bahannya nilondan ada bantalan di bagian dalam. Selain hijau lumut, jaket juga tersedia dalam warna hitam.

Selain untuk laki-laki, tersedia jaket bomber untuk perempuan. Modelnya sama persis, hanya variasi warnanya lebih beragam. Ada pink, hitam, biru, dan hijau lumut. Harganya Rp 599 ribu.

Store Manager Zara Senayan City Bachtiar menceritakan asal mula jaket bomber tersebut. Menurut dia, jaket bomber ini dikirim dari Spanyol. "Setiap negara punya produksi item fashion sendiri. Nah, yang dipakai Pak Jokowi itu dari Spanyol," katanya, Minggu, 6 November 2016.

Meski demikian, ada pula jaket serupa yang diproduksi di Portugal, Cina, Vietnam, dan Turki. "Tapi barangnya akan dikirim dulu ke Spanyol untuk disortir. Setelah lolos quality control, baru dikirim ke negara-negara lain," ucapnya.

Selain Zara, Pull and Bear juga menjual jaket dengan model serupa. Bahan dan bentuknya pun hampir sama. Hanya, bagian leher untuk jaket bomber merek Pull and Bear berwarna hijau lumut, bukan hitam seperti merek Zara. Jaket bomber Pull and Bear ini dibanderol Rp 659 ribu.

FRANCISCA

Berita lainnya:
6 Tanda Teman Pria Diam-diam Menyukaimu
10 Saran buat Pengantin yang Belum Berumur Setahun
Jaket Bomber Jokowi Jadi Incaran Buat Suami Sampai Kekasih

Berita terkait

Membedah 5 Poin Krusial dalam UU Desa yang Baru

2 jam lalu

Membedah 5 Poin Krusial dalam UU Desa yang Baru

Beleid itu menyatakan uang pensiun sebagai salah satu hak kepala desa. Namun, besaran tunjangan tersebut tidak ditentukan dalam UU Desa.

Baca Selengkapnya

Relawan Jokowi Imbau PDIP Tak Cari Kambing Hitam Setelah Ganjar-Mahfud Kalah Pilpres

3 jam lalu

Relawan Jokowi Imbau PDIP Tak Cari Kambing Hitam Setelah Ganjar-Mahfud Kalah Pilpres

Panel Barus, mengatakan setelah Ganjar-Mahfud meraih suara paling rendah, PDIP cenderung menyalahkan Jokowi atas hal tersebut.

Baca Selengkapnya

Respons Jokowi hingga Luhut Soal Komposisi Kabinet Prabowo

6 jam lalu

Respons Jokowi hingga Luhut Soal Komposisi Kabinet Prabowo

Jokowi mengatakan dia dan pihak lain boleh ikut berpendapat jika dimintai saran soal susunan kabinet Prabowo-Gibran.

Baca Selengkapnya

Sorotan Media Asing Soal Luhut Buka Kemungkinan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora , Apa Alasan dan Syaratnya?

6 jam lalu

Sorotan Media Asing Soal Luhut Buka Kemungkinan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora , Apa Alasan dan Syaratnya?

Menkomarinves Luhut Pandjaoitan buka kemungkinan kewarganegaraan ganda untuk diaspora. Apa saja alasan dan syaratnya?

Baca Selengkapnya

Ketahui 3 Aturan Baru Tentang Kepala Desa Dalam UU Desa

7 jam lalu

Ketahui 3 Aturan Baru Tentang Kepala Desa Dalam UU Desa

Pemerintah akhirnya mengesahkan UU Desa terbaru yang telah diteken Jokowi dan diwacanakan perubahannya sejak Mei 2022. Apa saja aturan barunya?

Baca Selengkapnya

Prabowo Ingin Buat Presidential Club, Tanggapan Jokowi hingga Pengamat Politik

7 jam lalu

Prabowo Ingin Buat Presidential Club, Tanggapan Jokowi hingga Pengamat Politik

Prabowo Subianto berkeinginan membuat klub kepresidenan atau presidential club

Baca Selengkapnya

Permintaan Tambah Masa Jabatan Kepala Desa Dikabulkan, Kok Bisa?

7 jam lalu

Permintaan Tambah Masa Jabatan Kepala Desa Dikabulkan, Kok Bisa?

Permintaan para kepala desa agar masa jabatannya ditambah akhirnya dikabulkan pemerintah. Samakah hasilnya dengan UU Desa?

Baca Selengkapnya

Perjalanan Ubah Regulasi Masa Jabatan Kepala Desa di UU Desa, Setelah Unjuk Rasa Menjelang Pemilu 2024

10 jam lalu

Perjalanan Ubah Regulasi Masa Jabatan Kepala Desa di UU Desa, Setelah Unjuk Rasa Menjelang Pemilu 2024

Masa jabatan kepala desa akhirnya diperpanjang dari 6 tahun menjadi 8 tahun. Beleid gres itu tertuang dalam UU Desa yang diteken Jokowi.

Baca Selengkapnya

Ragam Tanggapan atas Rencana Prabowo Bentuk Presidential Club

11 jam lalu

Ragam Tanggapan atas Rencana Prabowo Bentuk Presidential Club

Prabowo ingin menjaga silaturahmi kebangsaan dan menjadi teladan lewat presidential club.

Baca Selengkapnya

Jokowi Soal Susunan Kabinet Prabowo: Kalau Enggak Diminta Saran tapi Ikut Nimbrung, Enggak Boleh

18 jam lalu

Jokowi Soal Susunan Kabinet Prabowo: Kalau Enggak Diminta Saran tapi Ikut Nimbrung, Enggak Boleh

Menurut Jokowi, berbagai masukan tentang susunan kabinet mendatang itu boleh diberikan jika Prabowo meminta.

Baca Selengkapnya