Sering Tak Pakai Bra Bikin Payudara Kendur? Ini Kata Pakar

Reporter

Antara

Editor

Mila Novita

Selasa, 13 Oktober 2020 14:05 WIB

Ilustrasi bra. (Purewow/Twenty)

TEMPO.CO, Jakarta - Selama pandemi Covid-19, kebanyakan orang menghabiskan sebagian besar waktu di rumah. Penampilan pun bisa sesuka hati, termasuk memilih tidak memakai bra saat bekerja dari rumah. Adakah dampaknya jika berhenti memakai bra?

Dikutip dari Shape, pakar kesehatan Sherry Ross mengatakan sebagian besar jaringan payudara tidak punya sokongan dan gerakan agresif bisa menimbulkan nyeri.

Artinya, jika Anda harus berolahraga melakukan gerakan seperti melompat-lompat, tentu payudara akan terasa sakit bila Anda tidak memakai bra.

Tapi bagaimana bila tidak memakai bra untuk aktivitas seperti rapat virtual dengan Zoom sepanjang hari?

"Jika Anda tidak memakai bra, payudara akan mengendur," kata Ross. "Tanpa sokongan yang benar, jaringan di payudara akan mulur dan mengendur, tak peduli seberapa besar ukurannya."

Kendati demikian, dokter bedah Andrea Madrigano mengatakan payudara kendur lebih mungkin terjadi pada pemilik payudara ukuran besar.

Namun kedua pakar itu setuju ada berbagai faktor yang mempengaruhi payudara kendur, seperti berat badan, genetik, kehamilan dan menyusui.

Di luar estetika, kurangnya sokongan lewat bra bisa berpotensi menimbulkan rasa nyeri pada payudara. Tapi kabar baiknya untuk orang-orang yang setiap hari memakai bra, beberapa pekan membebaskan diri tanpa bra takkan punya dampak signifikan, ujar Madrigano.

Untuk perempuan berdada besar, memakai bra bisa membantu mengatasi sakit punggung serta memperbaiki postur tubuh.

Lantas, apakah tidak memakai bra bisa berdampak positif untuk kulit? Ya, terutama untuk yang mengalami iritasi.

Sebab, bra bisa membuat keringat terkumpul di payudara, sehingga terjadi inflamasi dan infeksi, kata pakar kulit Devika Icecreamwala.

Keringat berlebihan yang terkumpul juga dapat menghambat pori-pori dan menimbulkan masalah kulit. Tapi masalah itu tak terjadi dalam waktu semalam. Butuh berminggu-minggu hingga berbulan-bulan hingga masalah ini muncul.

Tentu saja ada faktor lain yang mempengaruhi, seperti tidak mandi setiap hari, tidak mengelap keringat di dada setelah olahraga, atau memakai bra penuh keringat setelah olahraga seharian.

Melepas bra bukan satu-satunya solusi, lebih baik datang ke dokter kulit untuk mendapat obat yang tepat.

Berita terkait

Tampil Menarik Itu Menyakitkan, Ternyata Penyebabnya Pakaian

9 hari lalu

Tampil Menarik Itu Menyakitkan, Ternyata Penyebabnya Pakaian

Dalam beberapa kasus ingin tampil menarik dengan pakaian tertentu tapi justru berdampak pada kesehatan. Berikut penyebabnya.

Baca Selengkapnya

Pria Bermobil Kepergok Curi Bra Wanita di Perumahan Discovery Bintaro Tangerang Selatan

29 hari lalu

Pria Bermobil Kepergok Curi Bra Wanita di Perumahan Discovery Bintaro Tangerang Selatan

Seorang pria pengendara minibus berwarna putih kepergok mencuri pakaian dalam atau bra milik warga. Aksi tersebut dilakukan di Perumahan Discovery Bintaro.

Baca Selengkapnya

Olivia Munn Didiagnosis Kanker Payudara setelah Jalani Mammogram, pada Usia Berapa Harus Dilakukan?

51 hari lalu

Olivia Munn Didiagnosis Kanker Payudara setelah Jalani Mammogram, pada Usia Berapa Harus Dilakukan?

Olivia Munn membagikan kisahnya didiagnosis kanker payudara hanya dua bulan setelah menjalani mammogram. Saran mammogram di AS pun kini berubah.

Baca Selengkapnya

5 Penyebab Payudara Terasa Gatal

53 hari lalu

5 Penyebab Payudara Terasa Gatal

Ada lima kemungkinan payudara terasa gatal dan untungnya semuat tak berbahaya. Berikut lima penyebabnya.

Baca Selengkapnya

80 Persen Perempuan Pakai Bra dengan Ukuran Tak Pas, Pakar Beri Saran

4 Februari 2024

80 Persen Perempuan Pakai Bra dengan Ukuran Tak Pas, Pakar Beri Saran

Pakar menyebut tips memilih bra yang cocok untuk tubuh. Dimulai dari hal dasar, bra dibuat berdasarkan dua ukuran, lingkar badan dan mangkuk payudara.

Baca Selengkapnya

Lama Waktu Menyusui Bayi yang Dianjurkan Dokter Anak

7 Januari 2024

Lama Waktu Menyusui Bayi yang Dianjurkan Dokter Anak

Dokter mengatakan menyusui cukup dilakukan 15-30 menit untuk satu sisi payudara karena bila sampai satu jam artinya menyusui belum efektif.

Baca Selengkapnya

Edukasi Kanker Payudara lewat Buku, Ini Harapan pada Pasien dan Pendamping

1 November 2023

Edukasi Kanker Payudara lewat Buku, Ini Harapan pada Pasien dan Pendamping

YKPI meluncurkan buku "Pahami Kanker Payudara untuk Pendamping Kesehatan Masyarakat" untuk memberikan edukasi pada masyarakat dan pendamping pasien.

Baca Selengkapnya

Memahami Tingkatan Kanker Payudara

31 Oktober 2023

Memahami Tingkatan Kanker Payudara

Ada lima tingkatan atau stadium kanker payudara, 0-4. Berikut perbedaan gejala pada masing-masing stadium.

Baca Selengkapnya

Psikolog Sarankan Penerimaan Diri buat Pemulihan Psikologis Pasien Kanker

29 Oktober 2023

Psikolog Sarankan Penerimaan Diri buat Pemulihan Psikologis Pasien Kanker

Penerimaan diri adalah hal pertama yang harus dilakukan pasien kanker payudara untuk bangkit dan melanjutkan hidup setelah diagnosis.

Baca Selengkapnya

Usia Berapa Wanita Sudah Boleh Jalani Mamografi?

21 Oktober 2023

Usia Berapa Wanita Sudah Boleh Jalani Mamografi?

Pakar bedah onkologi mengatakan wanita di bawah usia 40 tahun boleh menjalani pemeriksaan mamografi apabila ada riwayat keluarga kanker.

Baca Selengkapnya