Arkeolog Temukan Bukti Perempuan Zaman Batu Pakai Rok Mini

Reporter

Sabtu, 3 Desember 2016 10:07 WIB

Ilustrasi wanita dengan rok mini dan celana ketat (legging). glamradar.com

TEMPO.CO, Jakarta - Asal-usul rok mini, menurut David Derbyshire, yang dimuat pada situs Dailymail.co.uk, kembali ke awal peradaban. Para arkeolog menemukan bukti perempuan pada Zaman Batu menggunakan rok mini--bersama dengan atasan pendek dan gelang--lebih dari 7.500 tahun yang lalu.

Serangkaian patung batu yang mengenakan busana prasejarah digali di salah satu desa tertua di Eropa--sebuah komunitas yang terletak antara sungai-sungai, gunung, dan hutan di daerah yang sekarang selatan Siberia. Suku yang belum diketahui namanya itu hidup antara 5400 dan 4700 sebelum masehi di situs seluas 120 hektare yang sekarang disebut Plocnik.

Mereka telah mengenal perdagangan, kerajinan, seni, dan metalurgi. “Patung-patung yang kami temukan adalah perempuan muda yang berpakaian indah, seperti anak perempuan mengenakan short tops dan rok mini, dengan gelang di lengan mereka,” kata arkeolog Julka Kuzmanovic-Cvetkovic, seperti dikutip oleh David.

Jepang bukan hanya terkenal dengan gadget dan teknologi, tapi juga terkenal dengan gaya busana. Rok mini salah satunya. Motif kotak-kotak adalah rok mini yang populer di Jepang, biasa dikenakan siswa sekolah menengah. Empat tahun lalu, mewabah rok mini yang seolah menampakkan celana dalam pemakainya. Tapi itu bukan betulan, melainkan lukisan celana dalam pada rok mini pemakainya. (www.joviedhy.com, “Japanesse Transparent Miniskirt”)

Rok mini yang trendi saat ini lebih banyak meniru gaya berbusana dari Korea. Model rok mini ini benar-benar bisa membuat seorang wanita tampil modis. Rok mini berwarna cerah, seperti warna oranye atau hijau tosca, bisa membuat penampilan tampak berani.

Perancang Mary Quant, yang berpengaruh di “Swinging London”, pusat busana dan budaya di Carnaby Street, London, pada 1960-an, memperkenalkan rok mini, yang menjadi tren internasional. Model tenar Jean Shrimpton mengenakan rok mini tanpa stoking, topi, atau sarung tangan di Melbourne Cup Carnival, Australia, 30 Oktober 1965.

KORAN TEMPO

Berita lainnya:
6 Trik Padupadan Rok
Padu-padan Kaus Hitam yang `Kece`
Bomber Jacket Hadir Membawa Gaya Kasual

Berita terkait

Jogja Fashion Week 2024 Bakal Libatkan 100 Produsen Fashion dan 112 Desainer

2 hari lalu

Jogja Fashion Week 2024 Bakal Libatkan 100 Produsen Fashion dan 112 Desainer

Puncak acara Jogja Fashion Week akan diadakan di Jogja Expo Center Yogyakarta pada 22 - 25 Agustus 2024.

Baca Selengkapnya

5 Rekomendasi Tempat Sewa Kebaya di Jakarta yang Bagus

3 hari lalu

5 Rekomendasi Tempat Sewa Kebaya di Jakarta yang Bagus

Untuk acara pernikahan atau wisuda, Anda dapat menyewa kebaya agar lebih hemat. Berikut ini rekomendasi tempat sewa kebaya di Jakarta.

Baca Selengkapnya

Startup Asal Bandung Produksi Material Fashion Berbahan Jamur, Tembus Pasar Singapura dan Jepang

6 hari lalu

Startup Asal Bandung Produksi Material Fashion Berbahan Jamur, Tembus Pasar Singapura dan Jepang

Startup MYCL memproduksi biomaterial berbahan jamur ramah lingkungan yang sudah menembus pasar Singapura dan Jepang.

Baca Selengkapnya

Tampil Menarik Itu Menyakitkan, Ternyata Penyebabnya Pakaian

9 hari lalu

Tampil Menarik Itu Menyakitkan, Ternyata Penyebabnya Pakaian

Dalam beberapa kasus ingin tampil menarik dengan pakaian tertentu tapi justru berdampak pada kesehatan. Berikut penyebabnya.

Baca Selengkapnya

Tampil Kasual dengan Baju Flanel

16 hari lalu

Tampil Kasual dengan Baju Flanel

Baju flanel dapat dibeli baik di toko fisik ataupun toko online seperti Shopee

Baca Selengkapnya

Gaya Fesyen Boho Chic Jika Memenuhi 3 Aspek Ini

24 hari lalu

Gaya Fesyen Boho Chic Jika Memenuhi 3 Aspek Ini

Gaya Boho Chic pada dasarnya adalah gaya santai yang menggabungkan unsur-unsur hippie, nomaden, dan vintage. Begini lebih jelasnya.

Baca Selengkapnya

Kolaborasi Victoria Beckham dan Mango, Apa Koleksi Terbarunya?

29 hari lalu

Kolaborasi Victoria Beckham dan Mango, Apa Koleksi Terbarunya?

Koleksi Victoria Beckham dan Mango yang terbaru dari rangkaian kolaborasi para penggemar street fashion

Baca Selengkapnya

Sejarah Peci Ratusan Tahun Lalu, Disebar Pedagang Hingga Populer Jadi Busana Lebaran

33 hari lalu

Sejarah Peci Ratusan Tahun Lalu, Disebar Pedagang Hingga Populer Jadi Busana Lebaran

Peci yang identik dengan busana lebaran telah dikenal masyarakat sejak ratusan tahun lalu.

Baca Selengkapnya

Ramadan, Komunitas di Yogyakarta Edukasi Pecinta Fashion Rintis Karya Pemikat Wisatawan

44 hari lalu

Ramadan, Komunitas di Yogyakarta Edukasi Pecinta Fashion Rintis Karya Pemikat Wisatawan

Komunitas Indonesia Fashion Chamber (IFC) Yogyakarta meyakini, besarnya pasar wisatawan di Yogyakarta menjadi anugerah tersendiri untuk terus menghidupkan ekonomi kreatif di Kota Gudeg.

Baca Selengkapnya

Tiga Tips Gaya Berpakaian untuk Jurnalis ala Didiet Maulana

4 Maret 2024

Tiga Tips Gaya Berpakaian untuk Jurnalis ala Didiet Maulana

Didiet Maulana, Direktur Kreatif Ikat Indonesia memberikan tips padupadankan gaya berpakaian ala jurnalis.

Baca Selengkapnya