Jumat, 21 Juli 2017 TEMPO.CO logo

update

Senin, 19 Juni 2017 | 16:00 WIB

Badan Pegal Selama Mudik Lalu Dikretek, Simak Penjelasan Dokter

TEMPO.CO, Jakarta - Sepanjang perjalan mudik, tubuh akan mudah lelah karena berada dalam posisi duduk selama berjam-jam di dalam kendaraan. Aktivitas membunyikan persendian hingga muncul suara kretek-kretek akan melegakan bagi sebagian orang. Di dunia medis, perilaku seperti itu disebut dengan krepitasi.

Spesialis kedokteran olahraga, dr. Rachmad Wishnu Hidayat, Sp.KO mengatakan perilaku seperti ini membahayakan persendian dan otot. Menurut Wishnu, wajar jika seseorang merasakan pegal selama perjalanan mudik karena berada dalam posisi statis dalam jangka waktu lama. Namun demikian, solusi untuk menghilangkan pegal bukan dengan melakukan krepitasi.

“Caranya, lakukan peregangan setiap 2 atau 3 jam sekali,” kata Wishnu dalam acara Greenfield: Tetap Fit Selama Ramadan dengan Olahraga di Jakarta, Rabu 14 Juni 2017. Menurut dia, selama mudik, biasanya bagian otot yang terasa pegal dirasakan di punggung bawah. Baca: Kiat Mudik Pakai Mobil Rental

Peregangan yang dapat dilakukan untuk merilekskan otot punggung bawah diantaranya dengan mengangkat salah satu tangan ke atas secara bergantian. Gerakan ini bisa diikuti dengan mengangkat kedua tangan secara bersamaan hingga setinggi mungkin.


Cara lainnya, Wishnu melanjutkan, bisa dilakukan dengan mengangkat kaki kanan ke kaki kiri lalu tubuh diputar ke kiri 90 derajat dalam posisi duduk. Tahan selama 5-10 detik, dan lakukan gerakan balasan. Langkah ketiga, yakni dengan duduk tegak, letakkan kedua telapak tangan di pinggang lalu dorong tubuh ke depan semampunya. Baca juga: Mudik Lebaran, Pilih Berangkat di Hari Selasa

Wishnu tidak menyarankan pemudik duduk bersandar di kursi sepanjang perjalanan. “Sebab, duduk menyender itu membuat postur tubuh cenderung membungkuk,” ujarnya. Akibatnya, rasa pegal di otot punggung bawah akan semakin terasa.

Terkait krepitasi, Wishnu menjelaskan bunyi kretek-kretek itu muncul akibat gesekan antar-tulang. “Itu berpotensi cedera,” ujarnya. Sementara dalam peregangan, yang diutamakan adalah relaksasi atau otot menjadi kendur tanpa bunyi dan tanpa nyeri.

RINI KUSTIANI

Berita lainnya:
Mudik Bawa Balita? Jangan Lupa Bawa 4 Hal Ini
Mudik tanpa Sepeda Motor Malah Hemat Rp 600 Ribu, Begini Caranya



Komentar(0)