Sabtu, 19 Agustus 2017

Jus Seledri untuk Tidur Anda yang Lebih Lelap

Selasa, 21 Maret 2017 | 11:00 WIB
wikimedia.org

wikimedia.org.

TEMPO.CO, Jakarta - Seledri yang disebut juga sebagai daun sop pasti sudah tidak asing di telinga Anda yang suka memasak. Dengan cita rasa yang dapat menggugah selera makan, seledri adalah teman setia yang kerap menghiasi meja makan atau dapur.

Selain itu, seledri juga sejak dulu dipercaya sebagai obat untuk mengatasi beragam penyakit, mulai dari hipertensi hingga diabetes. Daun yang memiliki nama latin Apium Graveolens ini kaya akan vitamin A, B1, B2, B6, C, K, kalsium, dan magnesium. Sederet nutrisi dan gizinya tersebutlah yang berperan besar dalam menyembuhkan penyakit.

Selain dijadikan tambahan dalam sop, seledri bisa diolah sebagai jus agar manfaatnya lebih efektif. Caranya, cukup siapkan dua atau tiga batang seledri segar yang berwarna hijau, setengah gelas air matang, dan dua sendok madu. Cuci bersih seledri dan potong-potong menjadi beberapa bagian. Kemudian, masukan ketiga bahan tersebut ke dalam blender. Setelah halus, tuangkan ke dalam gelas dan sajikan.

1. Menurunkan tekanan darah
Seledri sudah lama menjadi favorit untuk mengobati tekanan darah tinggi. Kombinasi vitamin K, C, B6, kalium, kalsium, magnesium, serat, dan zat besi dalam seledri berfungsi sebagai katalis yang berkontribusi cukup baik untuk menurunkan tekanan darah. Senyawa-senyawa kimia pada seledri, seperti phthalides, kumarin, dan apigenin juga berperan besar dalam mengobati hipertensi. Senyawa tersebut mampu menghampbat produksi tirosin hidroksalide, yaitu enzim pada hormon stress, serta membantu pelebaran pembuluh darah. Namun, jangan mengkonsumsi seledri secara berlebihan karena kandungan natriumnya justru dapat meningkatkan tekanan darah.

2. Membuat tidur makin lelap
Salah satu masalah yang dierita mayoritas orang adalah kurangnya kualitas tidur. Seledri kaya akan vitamin dan garam mineral yang dipercaya mampu membantu tidur Anda lebih nyenyak. Mengkonsumsi segelas jus seledri sebelum tidur dijamin akan menyembuhkan insomnia dan meningkatkan kualitas tidur. Untuk menghilangkan bau seledri, campurlah seledri dengan buah-buahan seperti anggur atau strawberi untuk dijus.


3. Mengatasi masalah pencernaan
Salah satu dari sederet manfaat seledri adalah menyehatkan sistem pencernaan. Seledri memiliki kadar air dan serat yang tinggi, sehingga baik untuk mencegah penyakit sembelit atau pun konstipasi. Selain itu, seledri juga mampu membantu proses detoksifikasi dan sisa-sisa makanan yang tidak bermanfaat dalam tubuh, sehingga dijamin setelah mengkonsumsi seledri tubuh akan bersih dan bebas dari zat-zat beracun. 

4. Menguatkan tulang
Segelas jus seledri akan menyebabkan tulang Anda semakin kuat. Kaya akan vitamin K, kalsium dan mineral, membuat seledri sebagai obat untuk meningkatkan kekuatan dan kepadatan tulang. Tidak hanya itu, kalsium dalam seledri sangat berperan dalam pembentukan dan peningkatan kerja tulang, sehingga membuat seledri sebagai obat yang baik dikonsumsi untuk memperbaiki tulang patah.

5. Melindungi jantung
Tubuh manusia menghasilkan asam amino, atau biasa disebut homosistein, yang dapat mengganggu fungsi normal pembuluh darah. Terganggunya pembuluh darah tersebut akan menyebabkan penyakit kardiovaskular. Kandungan vitamin B9 atau folat dalam seledri dapat mengubah asam amino tersebut menjadi molekul sederhana, sehingga Anda akan terlindung dari serangan jantung dan penyakit kardiovaskular lainnya.

6. Obat anti diabetes
Kandungan serat yang banyak dalam seledri mampu meningkatkan metabolisme gula dan produksi insulin, sehingga kadar gula pada darah akan lebih stabil. Mengonsumsi seledri secara rutin dapat menghindari kekurangan serta kenaikan gula darah. Selain itu, seledri juga dapat melindungi fungsi pankreas. 

BOLDSKY | ZARA AMELIA (magang)

Baca juga:
Jahe, Bumbu Dapur dengan Segudang Manfaat
Menstruasi Dini Jadi Indikator Serangan Stroke Saat Dewasa
Alasan Karyawan Keluar Kerja meski Masih Cinta Pekerjaannya


Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?