Sabtu, 19 Agustus 2017

Tas dan Sepatu Mahal Tak Perlu Sering Dicuci

Selasa, 21 Maret 2017 | 21:00 WIB
Tas Hermes yang terbuat dari kulit buaya albino. REUTERS

Tas Hermes yang terbuat dari kulit buaya albino. REUTERS.

TEMPO.CO, Jakarta - Kebanyakan orang belum terlalu paham memperlakukan koleksi sepatu atau tas mahal. Tidak jarang, ada orang yang mencucinya secara berkala karena tas atau sepatu mahal yang digunakan sehari-hari itu terasa kotor.

Tidak tanggung-tanggung, mereka mencuci menggunakan bahan sabun atau detergen. Menurut Felin Natalia, pemilik Momoko Bag & Shoe Spa, itu adalah tindakan yang sangat disayangkan. Tidak seharusnya tas atau sepatu mahal dicuci meskipun dengan penuh kehati-hatian.

Sedikit saja kandungan sabun atau detergen mengenai material tas atau sepatu mahal, yang biasanya terbuat dari bahan premium, maka efeknya akan merusak. Dari mulai memudarkan warna, meninggalkan residu (terlebih jika tas atau sepatu mahal terbuat dari bahan jelly atau plastik), mengubah bentuk, hingga merusak material seperti lecet atau bahkan koyak (pada bahan kulit).

"Tas atau sepatu mahal yang kotor bukan dicuci, tapi di-spa. Dengan spa, tas atau sepatu mahal tidak hanya dibersihkan, tapi juga diberi perlindungan maksimal. Antara lain menjadi tahan air dan tahan UV," ujar Felin, yang menggunakan teknologi nano coating untuk perawatan maksimal tas dan sepatu mahal di Momoko Bag & Shoe Spa miliknya.

Tas dan sepatu mahal harus dibersihkan secara khusus karena keduanya merupakan benda investasi baru. "Seperti kita ketahui, tas atau sepatu mahal bisa dijual lagi, kan? Karena itu harus dirawat agar kondisinya tetap prima," ujarnya.

TABLOIDBINTANG

Baca juga:
Kurangnya Edukasi Botox untuk Atasi Keriput
Awas, Perawatan Antipenuaan Bikin Kulit Menipis
5 Pertimbangan Sebelum Membeli Meja Lipat


Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?