Tengok Dulu Kotoran di Toilet Sebelum Menyiram. Ini Alasannya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi toilet umum. shutterstock.com

    Ilustrasi toilet umum. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta -  Setelah buang air, lihat dulu kotoran di toilet sebelum menyiramnya. Mungkin sebagian orang tak pernah melakukannya, tapi dokter Andrew Rochford mengatakan sesekali memantau kotoran tubuh bisa bermanfaat bagi kesehatan.

    "Saran saya, cek dari waktu ke waktu untuk memastikan semuanya normal," katanya seperti dikutip News.com.au.

    Kotoran tubuh, baik itu tinja maupun air seni, bisa jadi tanda awal masalah kesehatan. Warna air seni juga bisa jadi indikasi mengenai kesehatan Anda.

    Tak perlu mengendus atau menyentuh kotoran, cukup perhatikan apakah ada perubahan warna atau bau yang berbeda dan segera periksakan diri ke dokter bila ada yang janggal.

    Jika warna air kencing sangat gelap atau kemerahan, itu waktunya Anda melakukan check up. Bila warnanya transparan atau kuning muda, berarti Anda sehat dan tetap terhidrasi.

    "Air seni warna madu artinya Anda harus segera minum dan bila sangat gelap atau seperti sirup, Anda kemungkinan dehidrasi berat. Lebih parah lagi, hati Anda mungkin bermasalah," jelas Rochford.

    Perihal tinja, Rochford mengatakan warna yang ideal adalah cokelat muda hingga sedang.

    "Tinja seharusnya mencemplung secara perlahan sebelum tenggelam di dasar toilet, tidak jatuh seperti bom," tuturnya.

    ANTARA

    Artikel lain:
    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi Koleksi Bandana Penangkal Angin
    10 Alasan untuk Memasukkan Lemon dalam Menu Harian
    Lady Gaga Terkena Fibromyalgia, Ketahui Cara Kurangi Nyerinya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.