Begini Penjelasan Psikolog Mengenai Krisis Paruh Baya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita galau saat kerja. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita galau saat kerja. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Apakah krisis paruh baya benar-benar dialami mereka yang sudah berusia di atas 30 tahun atau hal itu hanya mitos saja? Memang, masalah-masalah berat dalam hidup umumnya terjadi pada usia paruh baya. Hidup terlihat menyenangkan pada usia 20-an, dan mulai bergejolak pada 30-an, hingga semakin surut pada 40-an dan 50an.

    Bagaimanapun, tidak ada literatur psikologi yang menjelaskan mengapa manusia mengalami fase kebahagiaan yang cenderung menurun saat memasuki paruh baya, baik di negara maju maupun berkembang. Hingga kini alasan itu masih sulit diungkapkan.

    Secara sederhana, Evans Garey, psikolog Ukrida Jakarta menyimpulkan penurunan kebahagiaan saat usia paruh baya dipicu oleh perubahan. “Perubahan fisik dan hormon, perubahan karena banyak waktu luang setelah tidak produktif, dan perubahan sosial termasuk pergantian struktur keluarga dan kematian anggota keluarga,” jelasnya.

    Sementara itu, psikolog di Klinik Kesehatan Jiwa Sanatorium Dharmawangsa, Liza Marielly Djaprie, menilai untuk lepas dari rasa tidak bahagia menjelang usia senja, seseorang harus belajar menerima kenyataan bahwa dirinya sudah mulai tua.

    “Banyak orang mengingkari kenyataan tersebut dan berusaha membuktikan performanya masih sama dengan saat dia masih remaja. Dia tidak paham prioritas hidupnya sudah waktunya diubah. Jika tidak ditangani dengan baik, pikiran ini akan menyebabkan depresi,” katanya.

    Pada akhirnya, satu hal yang bisa dipelajari, yaitu bahwa menjadi orang dewasa itu sulit. Manusia akan memasuki fase evaluasi diri pada suatu titik. Namun, fase itu tidak ada kaitannya dengan angka atau berapa usia Anda.

    Saat hidup terasa sulit menjelang masa tua, Anda mulai berpikir hidup menjadi serba terbatas. Namun, telaahlah lagi, apakah itu sebuah ‘krisis paruh baya’ atau jangan-jangan sebenarnya Anda sedang mengevaluasi apa yang seharusnya menjadi prioritas hidup saat ini?

    BISNIS

    Artikel lain:
    Darah di Malam Pertama Apakah Penentu Perawan atau Tidak 
    Galau karena Mantan Nikah? Tetaplah Ceria dengan Tip Berikut
    Riset: Kekasihmu Ada di Dekatmu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.