Sri Mulyani: Jangan Biarkan Anak Keleleran Enggak Jelas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sri Mulyani Indrawati. Tempo/Ratih Purnama

    Sri Mulyani Indrawati. Tempo/Ratih Purnama

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan orang tua agar anaknya melakukan aktivitas yang bermanfaat, salah satunya dengan membaca. "Ibu saya tidak pernah membiarkan anaknya keleleran enggak jelas," kata Sri Mulyani saat membuka Festival Literasi di kantornya, Jakarta, Selasa 5 September 2017. Baca: Sri Mulyani dan Cangkir Nyonya Selalu Benar

    Sri Mulyani yang merupakan anak ketujuh dari pasangan dosen Prof. Satmoko dan Prof. Retno Sriningsih ini mengenang kembali saat masih kecil periksa ke dokter gigi. Ketika itu, ibunya menyuruh membawa buku untuk mengisi waktu menunggu. "Saat itu, buku tidak punya banyak pesaing," ujarnya. Sekarang, menurut Sri Mulyani, buku bersaing dengan beragam permainan dan tontonan yang mudah di akses.

    Pada kesempatan berbeda, Sri Mulyani pernah mengatakan bagaimana dia memberikan perhatian kepada anak-anaknya. "Waktu anak-anak saya masih duduk di bangku sekolah, meskipun saya telah menjadi menteri, setiap kali ambil rapor saya selalu hadir dan berdsikusi dengan bapak/ibu gurunya," kata Sri Mulyani dalam orasi ilmiah Dies Natalis Universitas Negeri Semarang pada 30 Maret 2017 yang diunggah di akun Instagramnya @smindrawati. Baca juga: Sri Mulyani Sebut Jurus agar Kerja dan Keluarga Beres


    Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam orasi ilmiah Dies Natalis Univesitas Negeri Semarang, Jawa Tengah, 30 Maret 2017. Instagram Sri Mulyani
    Pada saat itu, kepala sekolah bahkan ingin memotret Sri Mulyani untuk memperlihatkan foto tersebut kepada orang tua murid yang lain. Pesannya, menteri saja masih sempat mengambil rapot anaknya. "Karena banyak orang tua murid yang mengambil rapot didelegasikan kepada orang lain," ujarnya.

    Sri Mulyani ingat bagaimana ayah dan ibunya selalu membicarakan pekerjaan mereka sebagai dosen. Dari pembicaran orang tuanya itu, Sri Mulyani mengatakan peran orang tua sangat sentral dalam meningkatkan performa murid. "Sekolah dan orang tua harus menjadi partner dalam pendidikan anak," katanya. Sri Mulyani mengingatkan bahwa pendidikan adalah proses terus-menerus dari rumah, sekolah, ke masyarakat dan kembali lagi ke rumah. Artikel lainnya: Sri Mulyani Ungkap 3 Kunci Kebugaran Tubuh

    VINDRY FLORENTIN | RINI K


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.