Idul Adha, Bolehkah Penderita Hipertensi Makan Daging Kambing

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Front Page Cantik. Konsumsi Daging Kambing. Shutter

    Front Page Cantik. Konsumsi Daging Kambing. Shutter

    TEMPO.CO, Jakarta - Daging kambing menjadi salah satu makanan yang dikonsumsi saat Hari Raya Idul Adha. Seperti jenis daging lainnya, kandungan utama daging kambing adalah protein. Selain itu, ada kalori, lemak, dan kolesterol. Baca: 5 Asupan Penetralisir Daging Kambing agar Tak Ganggu Kesehatan

    Per 100 gram daging kambing mengandung 234 kalori, 11 gram lemak, 135 miligram sodium, 109 miligram kolesterol, dan 33 gram protein. Menurut dokter spesialis gizi klinik Diana F. Suganda, jika tidak ada masalah pada kesehatan seperti gangguan ginjal, hipertensi, dan penyakit jantung, daging kambing dapat dikonsumsi sebesar 100-200 gram.

    “Itu maksimal buat yang kondisi tubuhnya normal karena daging kambing itu mengandung kolesterol tinggi, garam tinggi, dan kalori tinggi,” ujar dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro Jaya kepada Tempo, Kamis, 31 Agustus 2017.  Baca juga: Tip Mengolah Daging Kambing agar Tak Bau dan Tetap Sehat


    Ilustrasi daging kambing.

    Lantaran kandungan sodium yang tinggi pada daging kambing, Diana menyarankan agar penderita hipertensi dan jantung coroner tidak mengkonsumsinya sama sekali. Sedangkan untuk penderita gangguan ginjal, konsumsinya dapat dibatasi dengan menyesuaikan asupan protein harian.

    “Kalau siang ingin makan daging kambing, maka di pagi dan malam harinya harus rendah protein, perbanyak sayur, supaya tidak memperberat kerja ginjal,” ujarnya. Artikel lainnya: Idul Adha, Coba Resep Sop Daging Kambing yang Empuk dan Segar

    Selain daging kambing, daging sapi juga menjadi pilihan untuk disantap saat Idul Adha. Tapi bukan berarti daging sapi lebih aman disantap meski kadar kolesterolnya lebih rendah.

    Menurut Diana, agar aman dimakan, Anda dapat mengolah daging kambing atau daging sapi dengan cara tertentu. Tujuannya, mempertahankan kandungan alaminya.

    “Yang bagus itu daging kambing diolah dengan cara dikukus, merebus, panggang, tumis dengan teknik tertentu, atau dibacem," ujarnya. "Kalau tak ada masalah gula, bisa juga sebagai alternatif mengganti santan dengan susu low fat." Artikel terkait: Idul Adha, Trik Menjaga Kandungan Protein pada Daging Kambing

    NIA PRATIWI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.