4 Pemicu Nyeri Ulu Hati, dari Rokok sampai Obesitas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi nyeri. shuttersto.com

    Ilustrasi nyeri. shuttersto.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Hampir setiap orang pernah mengalami rasa nyeri di bagian ulu hati. Nyeri ulu hati memang merupakan salah satu gangguan umum yang bisa dialami siapapun, terlepas dari usia dan juga jenis kelamin.

    Nyeri ulu hati adalah sebuah kondisi dimana kita akan merasakan sensasi panas terbakar di sekitar dada dan sering diiringi dengan rasa pahit di tenggorokan serta mulut. Dalam ilmu medis, daerah ulu hati ini disebut dengan epigastrium dan letak ulu hati sendiri berada di bawah tulang dada, di atas pusar, serta berada di antara tulang rusuk.

    Lalu, sebenarnya apa yang membuat kita bisa mengalami nyeri ulu hati? Beberapa penyebabnya adalah:

    1. Penyakit asam lambung
    Penyebab pertama yang paling lumrah adalah penyakit asam lambung. Nyeri ulu hati karena asam lambung ini terjadi ketika asam dari lambung naik sampai ke kerongkongan dan tenggorokan serta menyebabkan rasa sakit dan terbakar. Hal ini juga sering disebut sebagai refluks asam. Ada beberapa gejala yang kita alami kalau menderita penyakit asam lambung, yaitu mual, muntah, kembung, kesulitan menelan, dan sendawa secara terus menerus.

    Artikel lain:
    Berat Badan Mau Turun 5 Kilogram per Bulan? Coba 7 Cara Ini
    Pasien Kanker Butuh Lemak Lebih Banyak, Lemak Apa Dulu?
    Interior Rumah Anniesa Hasibuan Gambarkan Kondisi Psikologisnya

    2. Merokok
    Selain memiliki efeknegatif terhadap paru-paru, rokok juga akan memberikan efek tidak baik untuk pencernaan. Dengan merokok, perut akan memproduksi lebih banyak asam dan meningkatkan risiko asam lambung naik ke kerongkongan sehingga ulu hati terasa nyeri.

    3. Obesitas
    Tubuh yang terlalu gemuk atau terlalu kurus memang sangat tidak baik untuk kesehatan. Kondisi tubuh terlalu gemuk atau biasa dikenal dengan obesitas dapat meningkatkan tekanan di perut, sehingga membuat asam di lambung naik ke kerongkongan dan berakhir dengan nyeri ulu hati.

    4. Makanan dan minuman
    Kita selalu dihimbau untuk memperhatikan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh. Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari karena dapat menjadi pemicu datangnya nyeri ulu hati, yaitu alkohol, kafein, minuman berkarbonasi, jus asam (jeruk, nanas, lemon), makanan asam, cokelat, makanan berlemak, dan makanan pedas.

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.