Tips Beli Sepatu Lari dari Bentuk Kaki

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi nyeri kaki saat lari. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Mencari sepatu lari itu gampang-gampang susah. Bila sudah menyukai merk tertentu, biasanya orang susah melirik produk lain. Padahal bisa saja sepatu yang dipilih sebenarnya kurang cocok, hanya lebih keren dari segi model atau warna.

Untuk memilih sepatu lari yang cocok, pahami dulu tipe kaki. Cara mudah mengetahui jenis kaki, basahi telapak lalu injak kertas tanpa tulisan. Bila kita bisa melihat hampir seluruh jejak telapak, berarti kaki kita datar. Bila tak melihat bagian samping tumit dan bola kaki di bawah jempol, berarti lengkung kaki kita tinggi.

Kebanyakan orang memiliki lengkungan sedang sehingga meninggalkan jejak kaki yang komplet, termasuk tumit, bola kaki, dan sebagian lengkungan telapak. Hampir seluruh sepatu lari dibuat berdasarkan ketiga tipe kaki tersebut. Untuk mengetahui sepatu yang cocok, simak penjelasan dari askdrmanny.com berikut.

1. Bantalan untuk kaki dengan lengkung telapak tinggi
Bantalan yang lebih tebal memberikan dukungan lebih baik pada lengkungan kaki, meredam guncangan, dan membantu kaki bergerak ke depan saat berlari.

2. Pengontrol gerakan untuk kaki datar
Sepatu jenis ini memiliki bentuk yang lebih datar.

3. Stabilitas untuk kaki normal
Sepatu ini mengkombinasikan bentuk yang setengah melengkung dan pijakan yang lebih fleksibel.

Untuk menemukan sepatu yang cocok, jangan terburu-buru saat membeli. Belilah di toko dengan petugas yang mengerti anatomi kaki dan cobalah beberapa pasang sebelum membuat keputusan. Berikut tip untuk mendapatkan sepatu yang cocok.

1. Belilah sepatu saat petang karena ukuran kaki di waktu itulah yang paling besar.

2. Gunakan kaos kaki yang sama dengan saat berlari ketika membeli sepatu.

3. Jangan terpaku pada satu nomor tertentu. Beda merk bisa jadi beda ukuran.

4. Pilih sepatu dengan bagian tumit yang pas dan melekat erat di dasar sepatu. Bila tumit naik turun saat berlari akibatnya adalah kulit melepuh.

5. Sepatu harus pas dengan lengkungan kaki tapi jangan terlalu ketat.

6. Cobalah berlari-lari di tempat saat mencoba sepatu, syukur-syukur boleh berlari mengitari toko.

7. Bawa juga sepatu lari yang lama. Pegawai toko yang paham akan bisa menjelaskan gaya berlari kita dan sepatu seperti apa yang dibutuhkan.

Lalu, kapan waktunya sepatu diganti? Rata-rata masa pakai sepatu adalah setelah digunakan sejauh 600 kilometer atau sekitar empat bulan bila kita berlari sekitar 30 kilometer seminggu. Bila sepatu sudah tak nyaman dipakai atau bila kita merasakan nyeri di tulang kering atau lutut, itu tandanya sepatu harus diganti.

PIPIT

Berita lainnya:
Perempuan, Punya Hari dan Jam Khusus untuk Belanja
Mau Beli mobil, Pertimbangkan 5 Biaya yang Harus Dikeluarkan
Hemat Bukan Slogan, Lakukan Sekarang Juga dengan Cara Berikut






Wisata Kuliner di Ang Mo Kio Singapura, Sistemnya Self Service

5 hari lalu

Wisata Kuliner di Ang Mo Kio Singapura, Sistemnya Self Service

Ang Mo Kio ini terletak di bagian utara tengah Singapura. Lokasinya sangat mudah dijangkau dengan MRT.


Memahami Gaya Belanja Berdasarkan Zodiak

6 hari lalu

Memahami Gaya Belanja Berdasarkan Zodiak

Apa yang ingin Anda beli di Desember 2022? Berikut 12 gaya belanja menurut kepribadian masing-masing zodiak.


Biaya Hidup di Inggris Naik Jadi Momok Black Friday

10 hari lalu

Biaya Hidup di Inggris Naik Jadi Momok Black Friday

Pelaku retail di Inggris berharap pembeli membludak di momen Black Friday meski biaya hidup sedang tinggi


Sejarah Black Friday, Hari Diskon Belanja Terbesar yang Bermula di Amerika Serikat

10 hari lalu

Sejarah Black Friday, Hari Diskon Belanja Terbesar yang Bermula di Amerika Serikat

Black Friday merupakan hari perayaan berbelanja terbesar dari Amerika Serikat, tahun ini Black Friday dirayakan pada 25 November.


Bos PLN Pamer Belanjakan Anggaran Rp 200 Triliun untuk Industri Lokal

11 hari lalu

Bos PLN Pamer Belanjakan Anggaran Rp 200 Triliun untuk Industri Lokal

PLN telah membelanjakan anggaran Rp 200 triliun untuk membeli produk lokal dari total alokasi Rp 300 triliun.


Riset UI: Tamu G20 Akan Habiskan Belanja Rp 10 Triliun di Indonesia

23 hari lalu

Riset UI: Tamu G20 Akan Habiskan Belanja Rp 10 Triliun di Indonesia

Selain dampak langsung terhadap perputaran uang, pertemuan para kepala negara di KTT G20 ini diperkirakan bakal memberi efek ekonomi yang jauh lebih besar.


Jelang Pesta Diskon 11.11, Simak Tips Berbelanja Online yang Aman dan Hemat

25 hari lalu

Jelang Pesta Diskon 11.11, Simak Tips Berbelanja Online yang Aman dan Hemat

Toko online berlomba-lomba memanjakan pelanggan dengan promo belanja, seperti diskon, cashback, hingga gratis ongkos kirim saat pesta diskon 11.11.


Indef Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2022 Jadi 5,1 Persen

27 hari lalu

Indef Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2022 Jadi 5,1 Persen

Indef meningkatkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada keseluruhan tahun 2022 dari 5 persen secara tahunan menjadi 5,1 persen.


Serapan Belanja Daerah 53,4 Persen, Sri Mulyani Minta Pemda Juga Berinovasi

34 hari lalu

Serapan Belanja Daerah 53,4 Persen, Sri Mulyani Minta Pemda Juga Berinovasi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta pemerintah daerah turut berupaya menggenjot serapan belanja pada anggaran pendapatan dan belanja daerah


Chatib Basri: Pesimisme Bisa Membuat Resesi Benar-benar Terjadi

43 hari lalu

Chatib Basri: Pesimisme Bisa Membuat Resesi Benar-benar Terjadi

Menurut Chatib Basri konsumen akan meningkatkan tabungannya jika memiliki anggapan bahwa resesi akan terjadi.