Dituduh Biseksual, Atalarik Khawatirkan Kedua Anaknya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Atalarik Syah diatas catwalk memperagakan koleksi Batik Danar Hadi kolaborasi dengan desainer Chossy Latu bertajuk Solometrik di Jakarta Fashion Week (JFW) 2016, Jakarta, 29 Oktober 2015. TEMPO/Nurdiansah

    Aktor Atalarik Syah diatas catwalk memperagakan koleksi Batik Danar Hadi kolaborasi dengan desainer Chossy Latu bertajuk Solometrik di Jakarta Fashion Week (JFW) 2016, Jakarta, 29 Oktober 2015. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.COJakarta - Dalam sidang putusan perceraian di Pengadilan Agama Cibinong, Rabu siang, 15 Agustus 2017, majelis hakim memaparkan keterangan saksi yang menyebut Atalarik Syach sebagai biseksual.

    Kabar tersebut langsung beredar luas di beberapa media. Lantas apa tanggapan Atalarik dengan tuduhan miring tersebut?

    "Kemarin di-open sebuah fitnah yang keji. Saya enggak sakit hati kalau memang perlawanan itu ke saya," ucap Atalarik saat dihubungi via telepon di tayangan Rumpi No Secret Trans TV, Kamis, 16 Agustus 2017.

    Baca juga:
    Ada Emoticon Hati Saat Laudya Chyntia Unggah Lunch Partner-nya
    Syok Dekat Hiu, Bagaimana Aurelie Moeremans Mengatasinya?
    4 Perasaan yang Menyiksa Istri saat Tahu Suaminya Biseksual

    ADVERTISEMENT

    Meski tak merasa sakit hati, Atalarik Syach mengaku kecewa, apalagi jika tuduhan tersebut nantinya sampai terdengar oleh kedua anaknya.

    "Tapi, lihat ini ada anak-anak. Itu kekecewaan saya yang paling besar. Karena anak-anak saya ayah-ibunya dari public figure," katanya.

    Atalarik pun menyayangkan sikap pihak Tsania Marwa yang memberi kesaksian bahwa dirinya punya kelainan seksual.

    "Itu kejahatan untuk anak-anaknya sendiri. Mohon ini dijadikan pelajaran," kata Atalarik Syach.

    TABLOID BINTANG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.