Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pyelonephritis, Gejalanya Muncul Hanya dalam Hitungan Jam

Editor

Susandijani

image-gnews
Ilustrasi sakit perut. Shutterstock
Ilustrasi sakit perut. Shutterstock
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -Pernahkah Anda mendengar soal pyelonephritis? Itu adalah istilah untuk infeksi ginjal dan disebabkan oleh bakteri yang berpindah dari kandung kemih ke salah satu atau kedua ginjal. Seperti dilansir Express.co.uk, gejalanya bisa sangat menyakitkan.

Infeksi ginjal bisa lebih parah dari infeksi kandung kemih atau cystitis yang membuat proses buang air kecil sangat menyakitkan. Jika diobati dengan benar, infeksi ginjal tidak berbahaya, hanya membuat tidak nyaman. Bila tidak ditangani, infeksi ginjal bisa semakin parah bahkan menyebabkan kerusakan organ vital tersebut. (baca: Tak Kenal Maka Tak Sayang Ginjal, Pahami Fungsinya)

Gejala infeksi ginjal bisa muncul hanya dalam hitungan jam. Orang yang terinfeksi akan merasa demam, menggigil, sakit, dan nyeri di punggung atau bagian samping tubuh. Buat yang merasa terinfeksi dianjurkan segera berobat ke dokter, terutama bila merasa demam dan nyeri berkelanjutan, serta pola buang air kecil yang tidak seperti biasanya.

Menurut National Health Service di Inggris, gejala yang biasanya mengiringi infeksi ginjal adalah:

*Rasa nyeri dan tak nyaman di bagian samping tubuh, punggung bawah, atau di sekitar organ intim
*Temperatur tubuh tinggi, sekitar 39,5 derajat celcius
*Menggigil
*Merasa sangat lemah atau lelah
*Kehilangan nafsu makan
*Tidak enak badan
*Diare

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sebagian orang mungkin akan merasakan gejala seperti cystitis, seperti rasa sakit dan panas saat buang air kecil. Mereka juga lebih sering buang air kecil atau kebelet, ada darah di urine, selain warnanya yang keruh dan bau yang menyengat, serta sakit di perut bagian bawah.(baca: Menyetir, Bikin Sehat dan Tak Gampang Pikun)

Pengobatan pyelonephiritis atau infeksi ginjal sebenarnya tidak rumit. Penderita cukup diberi antibiotik. Komplikasinya pun jarang, lebih banyak terjadi pada penderita diabetes, penyakit ginjal, atau lansia di atas 65 tahun.

PIPIT

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Profil Richard H. Lawler, Dokter Pelopor Transplantasi Ginjal Pertama yang Dikritik Pendeta Katolik

2 hari lalu

Ilustrasi ginjal. Shutterstock
Profil Richard H. Lawler, Dokter Pelopor Transplantasi Ginjal Pertama yang Dikritik Pendeta Katolik

Pada 1970 ia dinominasikan Hadiah Nobel Fisiologi atau Kedokteran atas perannya dalam transplantasi ginjal atau organ padat pertama dalam sejarah.


Pasien dengan Pneumonia Banyak Dirawat di Klinik Haji Makkah, Ini Penyebabnya

6 hari lalu

Ilustrasi pneumonia. shutterstock.com
Pasien dengan Pneumonia Banyak Dirawat di Klinik Haji Makkah, Ini Penyebabnya

Penyakit pneumonia tetap menempati urutan pertama sebagai penyakit yang paling banyak dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah


5 Cara Menjaga Ginjal Tetap Sehat

24 hari lalu

Ilustrasi ginjal. Shutterstock
5 Cara Menjaga Ginjal Tetap Sehat

Ginjal merupakan anggota tubuh berperan penting. Mencegah penyakit ginjal amat penting karena organ ini berfungsi untuk menghilangkan racun di tubuh.


Kenali Warna Air Seni atau Urine Sebagai Tanda Ganngguan Ginjal

25 hari lalu

Ilustrasi urine. Shutterstock
Kenali Warna Air Seni atau Urine Sebagai Tanda Ganngguan Ginjal

Penyakit ginjal sering tidak menunjukkan gejala pada awalnya sehingga jarang diketahui. Tapi ada cara mudah mendeteksi dengan cek warna air seni.


Kemenkes Minta Jemaah Haji Waspada Virus MERS-CoV, Ini Penularan dan Gejalanya

32 hari lalu

Petugas haji melakukan scan tubuh pada seorang jamaah haji saat tiba di Asrama Haji Embarkasi Medan, Sumatera Utara, 18 September 2016. Pemeriksaan tersebut untuk mengantisipasi adanya virus MERS-CoV pada jamaah haji usai menunaikan ibadah haji 2016. ANTARA/Septianda Perdana
Kemenkes Minta Jemaah Haji Waspada Virus MERS-CoV, Ini Penularan dan Gejalanya

Kemenkes minta jemaah haji mewaspadai virus MERS-CoV pada musim haji. Berikut gejalanya dan risiko terinfeksi virus ini.


Mudik Lebaran, Pasien Penyakit Ginjal Hati-hati bila Mau Minum Obat Antimabuk Perjalanan

7 April 2024

Ilustrasi mudik dengan bus. TEMPO / Hilman Fathurrahman W'
Mudik Lebaran, Pasien Penyakit Ginjal Hati-hati bila Mau Minum Obat Antimabuk Perjalanan

Penderita penyakit ginjal diminta berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter terkait sebelum meminum obat untuk mabuk perjalanan saat mudik Lebaran.


Bahaya Etilen Glikol dan Jengkol pada Ginjal

27 Maret 2024

Ilustrasi semur jengkol. Bango.co.id
Bahaya Etilen Glikol dan Jengkol pada Ginjal

Pakar penyakit dalam menyebut ginjal bisa terganggu hambatan kimiawi seperti etilen glikol hingga kebanyakan makan jengkol.


Olahraga untuk Penderita Penyakit Ginjal Kronis yang Dianjurkan Guru Besar FKUI

27 Maret 2024

Ilustrasi pria berenang. mirror.co.uk
Olahraga untuk Penderita Penyakit Ginjal Kronis yang Dianjurkan Guru Besar FKUI

Guru besar FKUI menyarankan penderita penyakit ginjal kronis berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui jenis olahraga yang tepat.


3 Kunci Penanganan Penyakit Ginjal Kronis Menurut Wamenkes

27 Maret 2024

Ilustrasi ginjal. Shutterstock
3 Kunci Penanganan Penyakit Ginjal Kronis Menurut Wamenkes

Wamenkes mengatakan perlunya fokus dalam tiga langkah penanganan penyakit ginjal kronis. Apa saja?


Banyak Pasien Gagal Ginjal Berusia Muda, Cek Apa Saja Penyebabnya

26 Maret 2024

Ilustrasi ginjal. Shutterstock
Banyak Pasien Gagal Ginjal Berusia Muda, Cek Apa Saja Penyebabnya

Gagal ginjal biasanya merupakan tahap akhir dari penyakit ginjal dengan kerusakan yang sudah cukup berat atau berlangsung lama.