Nafa Urbach Telusuri Terduga Paedofil, Ketahui 6 Cara Mencegahnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nafa Urbach. TEMPO/Anindya Legia Putri

    Nafa Urbach. TEMPO/Anindya Legia Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Nafa Urbach tengah mencaritahu akun media sosial yang diduga merupakan paedofil yang mengincar putrinya. Indikasinya, menurut Nafa Urbach, tampak jelas dari komentar pemilik akun itu yang menyebutkan istilah untuk calon korban paedofil sebagai loli dan lolitan. Baca: Nafa Urbach Ngamuk Ada Paedofil yang Incar Putrinya

    Nafa Urbach menjelaskan, pemilik akun yang diduga mengidap paedofilia itu mengomentari sebuah tulisan di media online yang memberitakan putrinya, Mikhaela Lee Juwono. Terkait dugaan ini, Nafa Urbach menggalang dukungan para ibu di dunia maya dan meminta pakar telematika untuk menelusuri siapa pemilik akun tersebut.

    Bagi para orang tua, mengenalkan berbagai potensi kejahatan terhadap anak, salah satunya paedofilia, perlu dilakukan sejak dini. Agar anak tak menjadi korban paedofil, berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan orang tua.

    1. Pendidikan seks
    Berikan anak pendidikan seks berupa pemahaman anatomi tubuhnya, termasuk alat kelamin dengan bahasa ilmiah, seperti testis untuk laki-laki dan vagina untuk perempuan. Jangan pernah menganggap tabu hal tersebut.

    ADVERTISEMENT

    2. Bersihkan alat kelamin sendiri
    Ajarkan untuk membersihkan alat kelamin mereka sejak usia 3 tahun.

    3. Komitmen keluarga
    Anda sekeluarga, termasuk kakak, paman, dan kakek, harus berkomitmen untuk tidak membersihkan kelamin anak.

    4. Prinsip
    Tegaskan kepada anak bahwa alat kelamin mereka tidak boleh disentuh oleh orang lain, termasuk keluarga dekatnya. Anda harus berkomitmen dan memasyarakatkan hal tersebut kepada anggota keluarga yang lain agar tidak terjadi kesalahpahaman.

    5. Berani menolak
    Ajarkan anak untuk menolak apabila ada orang asing ataupun keluarga dekat ingin membersihkan alat kelaminnya.

    6. Melindungi anak
    Anda harus menjadi sumber tepercaya dan pelindung bagi anak, sehingga apabila ada masalah, mereka dapat langsung mengatakannya kepada Anda. Mulailah dengan memberanikan si anak untuk mengungkapkan pendapatnya ketika Anda mendongeng sebelum si dia tidur.

    Artikel lainnya: Akhirnya, Suami Nafa Urbach Pulang Setelah Beredar Video Heboh

    KORAN TEMPO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.