Stres, Lakukan 10 Cara Agar Tetap Fokus dan Positif

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita karir yang bersemangat. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita karir yang bersemangat. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Stres salah satu tanda perlu adanya perbaikan dalam hidup Anda. Kebanyakan orang mencari pelarian untuk menghindari stres. Tidak jarang banyak yang melarikan diri dengan menggunakan narkoba, karena dianggap bisa membuat tubuh menjadi lebih tenang. Padahal, menggunakan narkoba justru membuat tubuh sekaligus mental penggunanya semakin kacau.

    Masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi stres, baik karena tekanan pekerjaan, masalah dalam hubungan, ataupun persoalan keluarga. Setiap pagi, lakukan ritual yang menyenangkan dan buat perencanaan apa yang akan dilakukan sepanjang hari. Cara ini dilakukan oleh beberapa pesohor, seperti Tony Robbins, Steve Jobs, Arianna Huffington, Oprah Winfrey, dan Lady Gaga. Jika mungkin, sisipkan waktu untuk meditasi atau yoga untuk olah tubuh dan relaksasi.

    Selain meniru apa yang dilakukan para selebriti tadi, berikut 10 strategi lainnya yang bisa dilakukan untuk menangkal stres.

    1. Perhatikan pola dan pemicu stres
    Stres bisa disebabkan efek dari trauma masa lalu. Kompromikan masalah ini dengan diri sendiri. Sebab, pengakuan dan penerimaan biasanya akan membuat pikiran menjadi lebih tenang. Dengan menerima trauma, artinya kamu mau berdamai dengan keadaan masa lalu.

    ADVERTISEMENT

    2. Rencana penyelamatan
    Stres bisa menimbulkan gangguan tidur. Kamu bisa terbangun di malam hari dengan rasa takut dan cemas. Biasanya kamu hanya diam dan menunggu rasa takut itu hilang dengan sendirinya, dan setelah itu kamu baru sadar sudah membuang waktu berjam-jam dengan tubuh terjaga tanpa tanpa melakukan apa-apa.

    Jika Anda terbangun malam hari, coba rencanakan sesuatu agar waktumu tak terbuang sia-sia. Buat teh hangat, baca buku, atau menonton film untuk mengisi waktu tersebut. Dengan sejumlah kesibukan akan membuat tubuh lelah dan akhirnya membuat kamu tidur kembali.

    3. Tegas dengan batas waktu
    Salah satu pemicu stres adalah tugas menumpuk yang tak kunjung selesai. Kamu harus disiplin demi diri sendiri. Mulailah buat deadline untuk semua pekerjaan. Jangan tunda satu pekerjaan pun agar semua selesai tepat waktu. Semakin cepat kamu selesaikan pekerjaan, semakin banyak waktu yang bisa digunakan untuk relaksasi mengurangi lelah selepas bekerja.

    4. Abaikan pikiran negatif
    Tanpa disadari seseorang suka berkata-kata atau berbicara tentang kemungkinan buruk yang menimpa diri. Sekarang waktunya kamu mengabaikan urusan seperti itu dan mulai berpikir positif untuk semua hal yang sedang dikerjakan.

    5. Motivasi diri
    Kamu harus mulai segala sesuatu dengan pikiran positif. Suasana pagi hari akan sangat mempengaruhi keseluruhan hari. Ketika bangun tidur, cobalah berkata kepada diri sendiri, “aku bahagia, aku bersyukur untuk berkah hidup hari ini”.
    Atau, ketika kamu bangun dalam keadaan hati kurang nyaman, pikirkan satu pencapaian yang membuat kamu bertahan dan bahagia dalam menjalani hari. Misalnya, ingatlah liburan yang kamu rencanakan di akhir tahun. Dengan begitu, kamu pasti bisa melewati segala kesulitan demi liburan yang sudah lama diimpikan.

    6. Jangan pikirkan “bagaimana jika”
    Lakukan pekerjaan semaksimal mungkin tanpa ada rasa takut atau cemas dengan hasilnya. Kata-kata seperti “bagaimana jika pekerjaanku tidak bagus?” atau “bagaimana jika aku mengecewakan?” hanya akan menambah berat beban pekerjaan dan membuat kamu semakin stres.

    7. Jangan sungkan meminta bantuan
    Tidak ada orang yang akan sanggup hidup sendiri. Setidaknya cari orang yang bisa kamu jadikan tempat berbagi. Saran positif juga akan memperbaiki mood dan meringankan stres.

    8. Pijat
    Kadang banyak yang meremehkan efek pijatan pada tubuh. Padahal dengan mendatangi ahlinya, pijat bisa merilekskan otot-otot yang tegang karena menghadapi tekanan. Pijak efektif mengurangi stres dan membuat tubuh lebih fit.

    9. Kegiatan menyenangkan
    Lakukan kegiatan yang bisa memicu tubuh memproduksi hormon endorfin, misalnya dengan berolahraga. Hormon endorfin dapat memicu perasaan positif dan kamu akan lebih kuat secara emosional.

    10. Rencanakan
    Jangan malas untuk melakukan persiapan atau perencanaan sebelum melakukan sesuatu. Yang paling mudah adalah memilikirkan dan siapkan apa yang akan kamu kenakan untuk berangkat kerja esok hari. Dengan begitu, kamu tak perlu membongkar lemari pakaian di pagi hari dengan terburu-buru dan membuat harimu jadi buruk.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:

    Sering Bicara Sendiri, Aneh atau Wajar

    Orang Paling Bahagia Beberkan Kiat Bahagia dalam 15 Menit
    Heboh Meme The Power of Emak - emak, Simak Penjelasan Psikolog


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.