Jangan Selonjorkan Kaki di Dashboard Mobil, Cedera Taruhannya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • freepicturesweb.com

    freepicturesweb.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Duduk santai di mobil biasanya dilakukan dengan meluruskan kaki ke dashboard mobil. Namun, mulai sekarang sebaiknya hentikan kebiasaan ini. Kebiasaan meletakkan kaki di dashboard membahayakan jiwa bila terjadi kecelakaan. Baca: Ke GIIAS, Ladies, Cari Mobil dengan Fasilitas Ramah Perempuan

    Musibah ini dialami Audra Tatum asal Georgia, Amerika Serikat, pada 2015. Audra tidak mengindahkan nasihat suaminya yang memintanya menurunkan kakinya dari dashboard.

    Beberapa saat kemudian, sebuah mobil menabrak bagian samping mobil pasangan suami istri yang tengah menuju rumah orang tua Audra ini. Pengemudi dan penumpang kedua mobil selamat tanpa luka, kecuali Audra.


    Audra Tatum cedera karena meluruskan kaki di dashboard mobil. Tabloidbintang

    ADVERTISEMENT

    "Ketika terjadi kecelakaan airbag mengembang dan mendorong kaki saya ke atas kemudian mematahkan hidung saya," kata Audra. Akibatnya, pergelangan kaki, paha, dan lengan Audra terluka. "Semua bagian tubuh sebelah kanan saya terluka akibat kelalaian saya."

    Audra menjalani beberapa operasi dan terapi fisik selama beberapa dan butuh waktu hingga sebulan hingga ia bisa berjalan lagi. Selang dua tahun, Audra belum pulih sepenuhnya. Ia tak bisa lagi bekerja sebagai paramedis karena tak dapat berdiri lebih dari 4 jam berturut-turut.

    Saat terjadi kecelakaan, airbag otomatis mengembang dengan kecepatan 160- 354 kilometer per jam. Dan saat itu terjadi, airbag akan melemparkan benda apapun, termasuk kaki Anda, ke orang di depannya. Jadi, mulai sekarang jangan coba-coba meletakkan kaki di dashboard. Baca juga: Urusan Mobil yang Bikin Istri Shock Lihat Tagihannya

    TABLOIDBINTANG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?