Suami Gampang Cemburu, Bagaimana Menghadapinya?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan bertengkar. Shuttterstock

    Ilustrasi pasangan bertengkar. Shuttterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan Anda mungkin sering merasa cemburu. Anda mulai merasa gerah karena selalu dicurigai dan harus selalu berkewajiban mengabari pasangan di mana pun berada.

    Jika itu yang terjadi, Anda betul-betul harus membuat pasangan percaya, misalnya katakan Anda memiliki teman pria di kantor atau rekan dalam satu tim yang betul-betul bisa diajak bekerja sama. Anda sangat merasa terbantu oleh kehadirannya tapi suami meminta Anda untuk menjauhinya atau bahkan meninggalkan pekerjaan.

    Namun, Anda berpikir itu tidak mungkin dilakukan karena akan merusak hubungan, baik bisnis atau mungkin karier yang sedang dibangun. Anda mungkin berpikir tidak beralasan baginya untuk mendikte siapa teman Anda dan  untuk mencoba dan menghentikan karier Anda hanya karena alasan itu. Berikut ini beberapa tip untuk membuat ia percaya akan hubungan pertemanan Anda dengan teman pria.

    #Tidak perlu sembunyi-sembunyi
    Akan menjadi sebuah kesalahan dan Anda bisa dengan mudah kehilangan kepercayaan suami sepenuhnya jika dia menemukan Anda terus menjalin hubungan dengan teman secara diam-diam. Jadi, tidak perlu sembunyi-sembunyi, katakan saja kalau Anda berjumpa dengan teman.

    ADVERTISEMENT

    #Tempatkan diri
    Tempatkan diri Anda di tempat suami dan tanyakan pada diri Anda apakah Anda akan senang dengan suami jika memiliki teman wanita rahasia.

    #Ajak bertemu
    Anda juga bisa mengatakan bahwa teman Anda menikah dan bahagia atau mungkin bisa  menyarankan agar dia dan istrinya berkumpul dengan Anda dan suami untuk acara minum atau makan malam bersama.

    #Coba mulai pahami
    Suami jelas merasa terancam oleh persahabatan baru Anda karena mungkin ada beberapa alasan untuk hal ini yang tidak Anda ketahui, terutama jika pasangan tidak menunjukkan tanda-tanda kecemburuan di masa lalu. Apakah dia sedang bermasalah di kantornya? Apakah dia baru saja kehilangan pekerjaan? Atau ada masalah kesehatan?

    Cobalah membujuknya untuk membuka diri dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Jika dia bukan orang yang senang curhat atau berbicara, mungkin perlu sedikit waktu untuk sampai ke dasar masalahnya.

    #Jelaskan kembali
    Bantu dia untuk mengerti juga apa yang Anda hargai dalam persahabatan, bahkan jika itu hanya kesempatan untuk meningkatkan karier. Yang terpenting, Anda perlu membuat suami memahami bahwa pernikahan atau hubungan Anda penting dan bahwa dia tidak akan kehilangan Anda hanya karena pertemanan.

    TABLOIDBINTANG

    Artiikel lain:

    Telat, Satu Hal yang Membuat Respek Berkurang, Cek 5 Lainnya
    Sri Mulyani Sebut Jurus agar Kerja dan Keluarga Beres
    Peneliti: Media Sosial Biang Kerok Depresi pada Remaja


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.