Dr Ryan Thamrin: Cewek Cantik Cepat Balas Chat, Mitos atau Fakta?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dr. Ryan Thamrin memposting meme di akun instagramnya. instagram.com

    Dr. Ryan Thamrin memposting meme di akun instagramnya. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Dokter Ryan Thamrin yang dikenal sebagai Dr OZ Indonesia meninggal dunia pada Jumat, 4 Agustus 2017 di Pekanbaru, Riau. Almarhum meninggal karena sakit yang dideritanya selama setahun belakangan.

    Menilik akun media sosial Instagram miliknya, dokter yang pernah menjadi CosmoMan ini aktif membagikan kegiatannya, info seputar kesehatan, kehidupan, dan lainnya. Misalnya dia mengingatkan pengikutnya untuk selalu menjaga kesehatan. Dengan makan-makanan sehat, tidur cukup, menghirup napas dalam-dalam, dan menikmati hidup. (baca: Resep Tempe Goreng Bebas Lemak ala Dr Ryan Thamrin)

    “Banyak faktor yang mendukung kita menjadi lebih sehat atau sebaliknya, gampang sakit.. Kembalikan semangat untuk menatanya kembali,” tulisnya dalam foto yang diunggah pada 28 Januari 2016.

    Sesekali Ryan Thamrin mengajak pengikutnya untuk meredakan stres, dengan mengunggah foto dirinya menjadi meme “Cewek yang cantik, cepat balas chat, mitos atau fakta?.(baca: 15 Daftar Pekerjaan yang Mengancam Pernikahan)

    ADVERTISEMENT

    Dia mengingatkan agar melepas ketegangan setelah beraktivitas penuh selama seminggu dengan tertawa atau bersenda gurau bersama orang-orang terdekat. Tujuannya apalagi kalau bukan untuk memperpanjang umur. “Sedikit melepas ketegangan setelah bekerja/belajar selama satu minggu ini dengan bercanda dan tertawa bersama orang2 terdekatmu, mampu memperpanjang umur!,” ujarnya.

    Di tahun 2017 ini, akun Instagram dr Ryan Thamrin sepi, tak sedikit pengikutnya yang sempat meminta dia aktif kembali di media sosial. (Baca: Dr Ryan Thamrin: Punya 1 Pacar Pernah, 2 Pacar Juga, tapi...)

    NIA PRATIWI




     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...