Bagaimana Keluarga Mendukung Si Kecil? Simak Kata Sosiolog

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keluarga bahagia. shutterstock.com

    Ilustrasi keluarga bahagia. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Keluarga adalah akar dimana anak belajar budaya dan etika. Dari keluarga lah anak bisa belajar sifat dan sikapnya kelak yang akan diaplikasikan dalam lingkungan sosialnya.

    Karena itu sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam keluarga.

    Sosiolog dari Universitas Indonesia Prof. Dr. Paulus Wirutomo, M.Sc, mengatakan, keluarga adalah tempat pertama bagi seseorang untuk belajar tentang kehidupan sebagai seorang warga masyarakat yang baik. (Baca:Syahrini Bicara Jodoh, Kapan Nikah?)

    Di dalamnya, kita belajar tentang nilai-nilai kehidupan, norma, sikap dan perilaku. Apa yang ditanamkan di dalam keluarga akan menjadi pegangan hidup yang penting bagi seseorang dalam berperilaku di tengah masyarakat. Itu sebabnya keluarga menjadi elemen penting dalam menyiapkan generasi yang kuat, sehat secara fisik dan mental, agar dapat berkontribusi secara positif terhadap bangsa dan negara.

    ADVERTISEMENT

    Prof. Paulus Wirutomo juga menguraikan bahwa pesan kehidupan di dalam keluarga, pasti akan dihadapkan dengan berbagai pengaruh-pengaruh lain di dalam perkembangan jaman.

    “Kondisi masyarakat berubah dari masa ke masa dan tantangan kehidupan di setiap era bisa berbeda. Maka, pesan kearifan keluarga akan diuji seiring berjalannya waktu. Umumnya, pesan kearifan keluarga, karena mengandung nilai-nilai dasar kebaikan, akan selalu menjadi bahan pertimbangan penting dalam menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan yang tengah dihadapi oleh tiap generasi keluarga sebagai suatu pegangan hidup,” jelasnya.

    Salah satu pesan kearifan keluarga yang umumnya sering diajarkan adalah tentang menjaga kesehatan fisik. Prof. Paulus mengatakan bahwa pesan kearifan tersebut adalah pesan yang baik karena kesehatan jasmani anggota masyarakat berperan dalam pembangunan bangsa.(Baca: Hair Dryer Lebih Kotor dari Toilet, Waspadai Penggunaannya)

    “Umumnya, bangsa yang kuat dan maju itu didukung oleh kondisi masyarakat dengan kesehatan fisik yang baik: mens sana in corpore sano (di dalam tubuh yang sehat ada jiwa yang sehat), sehingga mereka dapat beraktifitas dan berkarya dengan optimal. Maka, pesan kearifan keluarga untuk menjaga kesehatan jasmani berperan untuk membentuk keluarga yang kuat dan berujung pada bangsa yang kuat,” katanya menutup pembicaraan.

    BISNIS.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yuk! Mulai Menabung untuk Menunaikan Ibadah Haji

    Yuk! Mulai Menabung untuk Menunaikan Ibadah Haji