Riset: Orang Indonesia Kurang Makan Sayur dan Buah

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi anak makan buah dan sayur. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Praktisi kesehatan dari Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo atau RSCM Jakarta, Dr. dr. Fiastuti Witjaksono Sp. GK (K), membeberkan data ihwal kurangnya konsumsi sayur dan buah pada masyarakat Indonesia.

Mengutip hasil Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan pada 2013, dia mengatakan sebanyak 80 persen dari penduduk yang berusia 10 tahun ke atas kurang mengonsumsi sayur dan buah. Angka ini lebih baik dibandingkan riset serupa pada 2007 yang menunjukkan sebanyak 93,6 persen dari penduduk usia tersebut yang kurang mengonsumsi sayur dan buah.

"Kurangnya konsumsi sayur dan buah menjadi salah satu penyebab melonjaknya penyakit tidak menular di Indonesia beberapa tahun terakhir," kata Fiastuti. Menurut dia, buah dan sayur mengandung vitamin A, C, E, asam folat, seng, magnesium, kalium, dan kalsium yang dibutuhkan tubuh.

Belum lagi kandungan antioksidan, serat, maupun cairan di dalamnya. Serat misalnya, memperlambat penyerapan gula di dalam tubuh. Serat juga mengatur agar peningkatan kadar gula dalam tubuh tidak berlebih juga tidak menurun secara drastis.

Adapun 5 penyakit tidak menular tertinggi di Indonesia, menurut Fiastuti, adalah hipertensi, diabetes, penyakit jantung, stroke, dan osteoporosis. Fakta lainnya, pada 2015, 1 dari 11 orang Indonesia mengidap diabetes. Artinya, jika Indonesia memiliki penduduk sebanyak 220 juta jiwa, maka diperkirakan ada 12 juta pengidap diabetes.

Fiastuti menambahkan, mengutip data dari Institut Metrik dan Evaluasi Kesehatan Universitas Washington, Amerika Serikat pada 2010, jumlah infeksi saluran pernapasan, malaria, serta meningitis di Indonesia turun. Namun kondisi ini tidak serta-merta membuat lega karena stroke yang pada era 1990-an berada peringkat ke-4 menjadi urutan pertama pada 2010.

Sementara itu, penyakit jantung, yang tadinya di posisi ke-9, pada 2010 masuk ke posisi lima besar penyakit tidak menular. Artinya, Fiastuti mengatakan, pola makan dengan porsi gizi seimbang kini tidak bisa ditawar lagi.

TABLOIDBINTANG

Berita lainnya:

Jangan Makan Buah Tanpa Dicuci, Fatal Akibatnya

Antibiotik Harus Dihabiskan, Fakta atau Salah Kaprah?

Buah dan Sayur Diganti Suntik Vitamin dan Infused Water, Benar atau Salah?






Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

9 jam lalu

Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

Jumlah gula yang aman dikonsumsi per hari mungkin bergantung pada total asupan kalori, tingkat aktivitas, dan faktor lainnya.


Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

20 jam lalu

Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

Ginekolog mengibaratkan memilih alat kontrasepsi, khususnya bagi wanita, seperti memilih suami. Artinya tergantung pada kecocokan.


6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

1 hari lalu

6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

Kafein dalam kopi memiliki kelebihan, namun juga dapat menimbulkan masalah. Berikut sejumlah fakta tentang kafein.


5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

2 hari lalu

5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

Mengonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi dari waktu ke waktu dapat mencapai tingkat racun atau berbahaya dalam tubuh.


Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

2 hari lalu

Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan BPA dapat berdampak pada kesehatan manusia dengan berbagai cara.


Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

3 hari lalu

Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

Daun kelor mengandung banyak manfaat bagi kesehatan sehingga menjadi salah satu bahan pangan dengan julukan superfood.


6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

4 hari lalu

6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

Teh putih diproduksi dengan memetik kuncup dan daun sebelum mekar


Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

5 hari lalu

Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi lingkungan kerja toxic adalah memulihkan diri sendiri.


Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

5 hari lalu

Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

Cinta merupakan salah satu hal yang disukai banyak orang. Tak banyak diketahui, cinta ternyata memiliki dampak positif bagi tubuh.


Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

6 hari lalu

Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

Mengonsumsi gula berlebih tidak baik untuk kesehatan. Berikut jumlah ideal gula yang bisa dikonsumsi dalam sehari.