Deteksi Perbincangan di Grup Chat yang Berbau Selingkuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. (CNN)

    Ilustrasi. (CNN)

    TEMPO.CO, Jakarta - Berinteraksi dengan orang lain di grup chatting menjadi aktivitas yang tidak terhindarkan oleh siapapun sekarang ini. Tidak hanya urusan pekerjaan, namun juga pertemanan almamater, grup chat menjadi saluran komunikasi paling andal. Baca: 6 Alasan Kamu Jangan Sampai Selingkuh

    Dari sini rentan muncul interaksi yang dianggap tidak patut. Antara lain percakapan canda dan mesra antara lawan jenis yang bukan pasangan. Tidak jarang hal ini memunculkan perasaan cemburu pada suami atau istri. Atau, jika kita sendiri yang melakukannya, berinteraksi penuh canda dan mesra di grup chat, bolehkah? 

    Konselor dan terapis di Biro Konsultasi Psikologi Westaria, Anggia Chrisanti, mengatakan interaksi seperti itu memang sulit terhindarkan. Sebab, lantaran sudah terlalu akrab satu sama lain di grup chat, maka candaan yang menjurus sering tak terelakkan.

    "Tidak masalah, kecuali sudah melakukan clear chat diam - diam tanpa sepengetahuan pasangan," kata Anggia Chrisanti. Musababnya, menurut dia, perselingkuhan itu bukan pada saat saling bercanda dengan orang lain di grup chat, melainkan pada saat pesan tersebut dihapus. Baca juga: Si Dia Selingkuh di Depan Mata, Kenapa Kamu Tak Menyadarinya?

    ADVERTISEMENT

    Anggia Chrisanti melanjutkan, walau tidak bermaksud selingkuh, rajin clear chat bisa menimbulkan prasangka selingkuh, terutama bila diketahui oleh pasangan. Misalnya, antara orang - orang yang berkumpul di satu grup chat, ada pesan yang berlaku tidak langsung, 'jangan lupa clear chat, ya'.

    "Jika tidak melakukannya, betapapun menjurus, namun berarti tidak ada yang disembunyikan. Ini kenakalanbelaka," ucap Anggia Chrisanti. "Yang selingkuh itu, selain clear chat, justru yang DM atau direct message, janjian telepon atau chat pada waktu tertentu, dan sebagainya." Artikel lainnya: Istri Cantik, Anak Sehat, Hidup Mapan, Kok Masih Selingkuh?

    Apabila hubungan mesra ini berlanjut, maka tahap selanjutnya adalah selingkuh hati. Salah satunya dengan sengaja menunjukkan sikap tidak ingin menyakiti perasaan selingkuhan dengan mengurangi perhatian atau hubungan dengan pasangan aslinya.

    "Misal interaksi grup chat juga dilakukan di media sosial, mereka yang selingkuh secara tidak sadar akan mengurangi kemesraan dengan pasangannyaagar tidak membuat cemburu selingkuhannya," kata Anggia. Intinya, dia selalu berusaha menjaga dan menyenangkan perasaan selingkuhan. Artikel terkait: Psikolog : 7 Alasan Mengapa Seseorang Berselingkuh

    TABLOIDBINTANG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.